Ahmad Doli dan Rektor UMJ Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Kebijakan
Ahmad Doli Kurnia Tandjung menerima kunjungan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod, beserta rombongan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini menjadi ajang diskusi hangat mengenai penguatan sektor pendidikan, dinamika politik nasional, serta perkembangan geopolitik global.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyoroti peran penting dunia pendidikan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia Indonesia. Selain itu, mereka membahas tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi dalam merespons perubahan politik dan situasi global yang semakin kompleks. Diskusi juga mengangkat isu stabilitas nasional yang dipengaruhi oleh dinamika politik dalam negeri dan geopolitik internasional.
Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Ia menekankan perlunya keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan politik dan tantangan global. Sementara itu, Prof. Dr. Ma’mun Murod menyampaikan bahwa UMJ terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan mendorong mahasiswa agar memiliki wawasan kebangsaan serta pemahaman global yang luas. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara akademisi dan pembuat kebijakan sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif, tawaran untuk Ahmad Doli menjadi pengajar di UMJ juga disampaikan dan diterima dengan baik. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk mempererat hubungan antara dunia legislatif dan akademik. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung kemajuan pendidikan serta menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.
Pertemuan antara Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Rektor UMJ menegaskan pentingnya sinergi antara sektor pendidikan dan kebijakan publik dalam menghadapi tantangan nasional dan global. Kerja sama yang erat diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus menjaga stabilitas politik dan sosial. Bagaimana kolaborasi ini akan berkembang ke depan menjadi perhatian bersama dalam upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik.




