Sentra Media - Anggota DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, dipercaya sebagai moderator dalam dua forum strategis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, yang membahas reformasi kebijakan pembiayaan pendidikan dan penguatan keterwakilan perempuan dalam revisi Undang-Undang Pemilu.
Kegiatan pertama, Seminar Nasional Pendidikan Fraksi Partai Golkar DPR RI, berlangsung pada 13 Juli 2026. Seminar ini bertemakan "Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan". Forum ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi profesi, lembaga riset, dan pemerhati pendidikan.
Seminar dibuka oleh Anggota Komisi X DPR RI H. Muhamad Nur Purnamasidi dan dilanjutkan dengan pidato kunci Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji. Narasumber yang hadir antara lain Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikdasmen Irsyad Zamjani, Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi, dan Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti. Pada seminar tersebut, narasumber menekankan pentingnya pembaruan kebijakan pembiayaan pendidikan melalui penyusunan Harga Satuan Pendidikan yang realistis. Koordinator Nasional JPPI Abdullah Ubaid Matraji menyatakan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap formula Standar Pelayanan Minimal dan skema Bantuan Operasional Sekolah agar lebih mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Di sisi lain, FGD yang diselenggarakan Kesatuan Perempuan Partai Golkar pada 15 Juli 2026 membahas penguatan afirmasi perempuan dalam revisi UU Pemilu, di mana berbagai rekomendasi dihimpun dari akademisi dan organisasi perempuan.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menegaskan pentingnya menjaga kuota minimal 30 persen calon perempuan, sementara Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin berharap rekomendasi hasil FGD dapat menjadi masukan dalam pembahasan revisi UU Pemilu. Karmila Sari, melalui perannya sebagai moderator, berkontribusi dalam memfasilitasi dialog mengenai isu-isu strategis di bidang pendidikan dan keterwakilan perempuan.