AirAsia Tetapkan Bahrain sebagai Hub Strategis, Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Indonesia
Manama, Bahrain - AirAsia mengumumkan penetapan Bahrain sebagai hub strategis baru di kawasan Timur Tengah, yang diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antara negara-negara, termasuk Indonesia. Langkah ini dinilai mampu memperluas konektivitas penerbangan dan mendorong pertumbuhan dalam sektor perdagangan, investasi, dan logistik.
CEO Capital A dan penasihat AirAsia X (AAX), Tony Fernandes, menjelaskan bahwa peningkatan jaringan penerbangan tidak hanya berkaitan dengan mobilitas, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas. "Semakin besar konektivitas yang Anda berikan, maka semakin banyak aktivitas bisnis yang akan tercipta," ujar Tony di Manama, Bahrain.
Contoh yang diungkapkan Tony adalah pembukaan rute Kuala Lumpur-Bandung, yang telah berkontribusi positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di kedua kota tersebut. "Dengan menyediakan penerbangan di sana, aktivitas belanja meningkat pesat, frekuensi penerbangan bertambah, dan perdagangan pun melonjak. Jika kami menambah lebih banyak penerbangan ke Afrika, pasti akan tercipta lebih banyak perdagangan antara ASEAN dan Afrika," tambahnya.
Bagi Indonesia, penguatan jaringan melalui hub di Timur Tengah ini diharapkan dapat membuka peluang konektivitas yang lebih luas menuju Afrika dan Eropa. Tony Fernandes meyakini bahwa peningkatan akses tersebut akan berdampak positif pada pertumbuhan perdagangan dan kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara-negara baru, seiring dengan semakin terbukanya arus manusia dan barang lintas kawasan.
Selain itu, manfaat dari pembaruan jaringan ini tidak hanya terbatas pada angkutan penumpang, tetapi juga akan memperkuat bisnis kargo. Pada Rabu petang (11/2), AirAsia X juga mengumumkan ekspansi global, menjadikan Bahrain sebagai hub yang menghubungkan rute Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Australia. Salah satu rute internasional terbaru yang dibuka adalah Kuala Lumpur-Bahrain-London Gatwick (KUL-BAH-LGW), yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026.




