AirAsia X Tetapkan Bahrain sebagai Hub Strategis di Timur Tengah
Sumber Foto: ANTARA News
Hub Berita

AirAsia X Tetapkan Bahrain sebagai Hub Strategis di Timur Tengah

Manama, Bahrain - AirAsia X (AAX) mengumumkan ekspansi globalnya dengan memilih Bahrain sebagai hub strategis baru di kawasan Timur Tengah. Hub ini direncanakan akan menghubungkan berbagai rute penerbangan dari Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Australia.

Keputusan ini merupakan langkah signifikan bagi AAX dalam memperluas jaringan penerbangan jarak menengah dan jauh di luar wilayah Asia Tenggara. Group CEO AirAsia X, Bo Lingam, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan transformasi besar dalam perusahaan untuk menjadi maskapai penerbangan yang terhubung secara global.

Pengembangan Bahrain sebagai hub Timur Tengah AAX merupakan tindak lanjut dari letter of intent (LoI) yang ditandatangani pada 3 November 2025 antara Capital A Berhad dan Kementerian Transportasi dan Telekomunikasi Bahrain. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun jaringan penerbangan jarak jauh yang lebih terintegrasi secara global, dengan Bahrain sebagai simpul utama penghubung antar kawasan.

Dengan dukungan dari pemesanan 374 pesawat Airbus A321 dan rencana pertumbuhan selama lima tahun ke depan, AAX berkomitmen untuk memperluas jaringan secara disiplin serta memperkuat hub utama, dan mendorong pertumbuhan dalam aspek digital.

Bo Lingam menekankan pentingnya Bahrain dalam rencana jangka panjang mereka untuk menghubungkan ASEAN dan Asia dengan dunia. CEO Capital A dan penasihat AAX, Tony Fernandes, juga menyatakan bahwa Bahrain akan berfungsi sebagai platform baru untuk pertumbuhan, yang memungkinkan konektivitas lebih efektif antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Fernandes mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, AAX akan mengumumkan rute penerbangan baru menuju London, yang direncanakan dalam konferensi pers yang akan digelar Rabu malam waktu setempat. Selain London, AAX sedang menjajaki sejumlah destinasi lain di Eropa seperti Republik Ceko, Roma, dan Paris, serta beberapa negara di Afrika termasuk Mesir, Maroko, Tanzania, dan Afrika Selatan.

Model hub di Bahrain diharapkan memberikan fleksibilitas bagi AAX untuk menjangkau lebih banyak kota yang sebelumnya dianggap tidak konvensional bagi maskapai berbiaya hemat untuk penerbangan jarak jauh. Kemitraan ini juga menguatkan ekosistem aviasi Capital A secara keseluruhan, mengingat bisnis logistik dan perawatan pesawat (MRO) juga menjadi bagian dari pengembangan jangka panjang hub tersebut.

Pemerintah Bahrain menyambut baik investasi ini sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi negara Teluk tersebut sebagai gerbang penghubung antara Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa. Menteri Keuangan dan Ekonomi Nasional Kerajaan Bahrain, Shaikh Salman bin Khalifa Al Khalifa, menyoroti bahwa kerja sama ini akan membuka lapangan pekerjaan di sektor aviasi dan mendorong pertumbuhan pada sektor pariwisata, logistik, serta layanan pendukung lainnya.

“Kolaborasi ini juga akan mendukung pengembangan keterampilan dan membuka peluang karir bagi warga Bahrain di industri global yang terus berkembang. Kami bangga menyambut AirAsia X sebagai bagian dari Team Bahrain,” tuturnya.

Kedepan, AirAsia X berencana untuk terus memperluas jaringan konektivitas jarak jauhnya, didukung oleh pembaruan armada, inisiatif digital, serta kemitraan strategis lintas industri.