Bareskrim Polri Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Lintas Instansi dalam Perang Melawan Narkoba
Sumber Foto: Tribunjakarta.com
Hiburan

Bareskrim Polri Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Lintas Instansi dalam Perang Melawan Narkoba

Sentra Media - TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memberikan penghargaan kepada jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atas sinergi dalam pemberantasan tindak pidana narkoba.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso.

Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama lintas instansi.

"Di kesempatan yang baik ini, kami melaksanakan pemberian penghargaan dari Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Tentu saja karena kerja sama kita selama ini dalam rangka pemberantasan narkoba," ujar Eko kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Eko mengaku sangat terbantu oleh jajaran Imigrasi, Bea Cukai, dan Lembaga Pemasyarakatan, terutama dalam pengawasan di pintu-pintu masuk negara hingga pengawasan terhadap narapidana kasus narkoba.

Adapun jumlah penerima penghargaan kali ini mencapai 63 orang.

Brigjen Eko menjelaskan, penentuan penerima penghargaan dilakukan secara objektif berdasarkan masukan dari masing-masing instansi.

"Ada kurang lebih 63. Itu masukan dari teman-teman dari Imigrasi, dari Lapas, mana yang didahulukan. Intinya objektivitas dari masukan yang diberikan oleh rekan-rekan kita di masing-masing instansi tersebut," kata Eko.

Brigjen Eko menyebut penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan kontribusi dalam memerangi narkoba.

Ia menyebut, perang melawan narkoba merupakan upaya yang sangat kompleks. Jaringan kejahatan ini menyebar dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi, distribusi, penyelundupan di perbatasan, hingga peredaran di tengah masyarakat dan bahkan di dalam lembaga pemasyarakatan.

"Rantai pasok narkoba berhasil kita putus dari hulu berkat kerja keras Bea Cukai dan Imigrasi dalam pengawasan border, serta tidak akan lengkap tanpa peran lembaga pemasyarakatan dalam mengawasi dan membina para pelaku," ucap Eko.

Berita terkait