Sentra Media - Can Tho berpotensi menjadi pusat pertumbuhan baru di Delta Mekong, namun tantangan utama terletak pada kapasitas implementasi dalam mengoptimalkan keunggulan lokasinya untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.
Kota Can Tho perlu menciptakan model pembangunan baru untuk mempertahankan pertumbuhan yang tinggi, meningkatkan daya saing, dan memenuhi perannya sebagai pusat utama Delta Mekong. Dengan perluasan ruang pembangunan dan peningkatan infrastruktur, Can Tho menghadapi peluang untuk menjadi kutub pertumbuhan baru di kawasan ini.
Menurut Le Chau Hai Vu, Direktur Perusahaan Konsultasi Bisnis ConsulTech, Can Tho harus memanfaatkan keunggulan lokasinya melalui tiga strategi. Pertama, kota ini perlu mengoptimalkan rute transportasi, khususnya Chau Doc – Can Tho – Soc Trang, untuk menjadi pusat transit yang menghubungkan rantai produksi domestik dengan pelabuhan internasional. Kedua, Can Tho harus menarik investasi asing langsung (FDI) hijau dengan mengembangkan kawasan industri generasi baru yang berbasis teknologi tinggi. Ketiga, fokus pada keterkaitan regional melalui model ekonomi pertanian dan jasa ekologi berbasis pengetahuan, mengedepankan keunggulan di sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.
Namun, tantangan terbesar saat ini adalah keunggulan yang ada belum diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang substansial. Gia Thanh Phong, seorang pakar strategi pertumbuhan, menegaskan perlunya peningkatan kapasitas untuk menyerap modal dan kecepatan pencairan investasi publik. Nguyen Van Hao, Ketua Asosiasi Pengusaha Kota Can Tho, menambahkan pentingnya menarik bisnis terkemuka untuk membentuk ekosistem satelit yang mendukung industri jasa dan teknologi.
Pakar Jia Qingfeng menekankan bahwa pertumbuhan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada ekspansi, tetapi juga perlu didorong oleh produktivitas tenaga kerja dan inovasi. Sementara itu, Dr. Tran Huu Hiep, Wakil Presiden Asosiasi Pariwisata Delta Mekong, menyatakan bahwa Can Tho harus mampu mengorganisir jaringan koordinasi regional untuk menjadi gerbang perdagangan. Menurut Nguyen Van Toan Co, Ketua Dewan Direksi perusahaan FELIX, penerapan teknologi digital dan otomatisasi akan menjadi kunci keunggulan kompetitif di masa depan. Para ahli sepakat bahwa untuk mencapai target pertumbuhan PDB lebih dari 10% pada tahun 2026, Can Tho harus menghilangkan hambatan investasi dan mereformasi prosedur administrasi.