Desa Sidaurip: Contoh Terbaik Pelindungan Pekerja Migran Berbasis Komunitas
Internasional

Desa Sidaurip: Contoh Terbaik Pelindungan Pekerja Migran Berbasis Komunitas

Sentra Media - Desa Sidaurip di Kabupaten Cilacap menjadi contoh pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang efektif melalui pendekatan berbasis komunitas. Program Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Berbasis Komunitas (P2MI-BK) yang dilaksanakan bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) telah menunjukkan praktik baik dalam membangun sistem pelindungan yang melibatkan pemerintah desa, keluarga PMI, dan masyarakat.

Awal Kejadian

Program ini telah menjangkau 52 desa di 10 kabupaten pada tujuh provinsi, dengan fokus pada mencegah migrasi nonprosedural, serta membangun tata kelola pelindungan dan pemberdayaan ekonomi. Di tingkat desa, 52 desa telah membentuk Satgas Desa Migran Emas (Demimas), dan 44 desa memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang Pelindungan PMI.

Perkembangan

Pembentukan Multi-Stakeholder Forum (MSF) juga menjadi salah satu langkah penting dalam program ini, mempertemukan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat sipil untuk menyusun langkah bersama dalam pelindungan PMI. Lebih dari 2.000 peserta telah mengikuti pelatihan terkait migrasi aman dan keterampilan usaha mikro. Satgas Demimas di Desa Sidaurip berhasil mendampingi keluarga PMI yang kehilangan kontak selama enam tahun melalui koordinasi dengan P4MI.

Kondisi Terakhir

Desa Sidaurip telah melakukan pemutakhiran data PMI untuk mendeteksi migrasi nonprosedural dan menyusun program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. Kader PKK dan Posyandu di desa tersebut telah aktif mendampingi anak-anak PMI, dan kelompok usaha purna PMI yang sebelumnya tidak aktif kini telah kembali beroperasi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelindungan PMI lebih efektif ketika masyarakat terlibat aktif dalam prosesnya.

You can share this post!