Dinda Kanyadewi Berkomitmen Jaga Kesehatan Melalui Rutinitas Olahraga
Sentra Media - Penampilan aktris Dinda Kanyadewi selalu terlihat bugar dan awet muda meski usianya kini hampir menginjak kepala empat. Ternyata, rahasia di balik tubuh ideal dan stamina primanya adalah rutinitas olahraga yang disiplin. Dinda mengaku rutin melakukan latihan fisik di gym serta olahraga permainan seperti basket dan badminton.
Keputusan Dinda untuk mulai rutin nge-gym sejak usia 33 tahun didasari oleh kesadaran akan pentingnya menjaga massa otot. Ia tidak ingin kondisi fisiknya menurun drastis saat memasuki usia 40 tahun nanti, sehingga ia memilih untuk 'berinvestasi' pada kesehatan tubuhnya sejak dini.
"Waktu itu aku baca artikel bahwa ternyata kita manusia itu memasuki usia 30 setiap tahunnya massa otot kita tuh akan berkurang 1%. Terus aku tahu kapasitas tubuhku, aku tahu aku lumayan suka olahraga permainan, jadi saat itu tuh aku merasa kayaknya sudah saatnya aku menyicil supaya di usia 40 nanti aku bisa tetap masih bisa aktif," ungkap Dinda Kanya Dewi saat ditemui di MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Baca berita lain tentang Dinda Kanya Dewi di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi? Latar belakang aktivitas fisiknya yang cukup intens, seperti bermain basket setiap minggu, membuatnya harus memiliki otot yang kuat untuk menghindari cedera. Dinda menyadari bahwa kelincahannya di lapangan perlu didukung oleh latihan beban yang teratur."Makanya kenapa aku nge-gym karena aku tahu kelincahanku agak lumayan berlebihan nih di olahraga, jadi mau enggak mau aku harus latihan fisik untuk supaya otot-ototku yang mau menuju 40 tahun ini lebih lebih terjaga lah," tambahnya. Meski terlihat tangguh, Dinda tak menampik bahwa latihan di gym seringkali terasa sangat berat. Ia bahkan pernah sampai menitikkan air mata saat melakukan latihan bahu (shoulder) yang menurutnya sangat menyiksa karena rasa panas dan sakit yang langsung terasa."Latihan Shoulder agak lumayan pedas banget pedas sih. Kadang-kadang aku sampai menitikkan air mata. Sedih... ikutan sedih 'Kok begini?' 'Hidup susah banget pengin sehat saja'," ceritanya sambil tertawa mengenang momen tersebut. Rutinitas olahraga ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga mengubah gaya hidup Dinda menjadi lebih sehat. Ia kini mengurangi aktivitas keluar malam atau pesta demi menjaga konsistensi latihan dan istirahat yang cukup."Efeknya adalah pasti lifestyle-ku jadi berubah karena tahu rasa beratnya beraktivitas, jadi party-party enggak terlalu banyak, keluar malamnya enggak terlalu banyak," tutup Dinda.




