Disdukcapil Cimahi Pantau Arus Migrasi Penduduk Pasca Lebaran
Internasional

Disdukcapil Cimahi Pantau Arus Migrasi Penduduk Pasca Lebaran

Sentra Media - RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menyoroti tren migrasi penduduk pasca Idulfitri 1447 Hijriah 2026 yang dinilai perlu mendapat perhatian, meski secara bulanan masih terlihat seimbang.

Sepanjang Maret 2026, jumlah warga yang keluar dari Cimahi tercatat sebanyak 448 orang, sedangkan warga yang masuk mencapai 439 orang.

Kondisi ini menunjukkan keseimbangan arus migrasi, namun tetap menyimpan potensi perubahan dalam jangka panjang.

Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Tri Lospala Candra, menjelaskan bahwa fenomena perpindahan penduduk tidak hanya dipengaruhi momentum Lebaran, tetapi juga faktor ekonomi, pekerjaan, dan kebutuhan tempat tinggal.

Dalam sepekan setelah Lebaran, tercatat 112 orang datang ke Cimahi, sementara 148 orang memilih meninggalkan kota tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa arus keluar masih sedikit lebih tinggi dibandingkan arus masuk.

“Pergerakan ini dipengaruhi berbagai alasan, baik pekerjaan maupun kebutuhan lainnya,” ujar Tri, Kamis 2 April 2026.

Disdukcapil juga mencatat bahwa mayoritas perpindahan terjadi antarwilayah di sekitar Cimahi, baik untuk arus masuk maupun keluar.

Selain itu, terdapat pula mobilitas antar provinsi yang turut menyumbang dinamika kependudukan.

“Untuk meningkatkan ketertiban administrasi, Disdukcapil mengoptimalkan penggunaan aplikasi Pandacima. Sistem ini memungkinkan pendataan warga secara cepat dan akurat oleh aparat di tingkat RW hingga kecamatan,” katanya.

Pihaknya juga telah mengedarkan imbauan agar setiap pendatang segera melapor guna memperbarui data kependudukan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan perencanaan pembangunan yang berbasis data akurat.

Meski demikian, tren tahunan menunjukkan jumlah warga yang keluar masih lebih besar dibandingkan yang masuk sepanjang 2025. Kondisi ini berdampak pada laju pertumbuhan penduduk yang tetap meningkat, namun mulai melambat.

You can share this post!