Dosen FEB UWKS Berikan Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi di SMA Negeri 2 Mojokerto
Mojokerto -- Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto dengan mengusung tema "Pengelolaan Keuangan Pribadi Berbasis Akuntansi bagi Siswa dan Masyarakat Umum."
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen FEB UWKS yang terdiri dari Risa Watti, SE, M.Ak, Dr. Djojo Diharjo, SE, MM, M.Ak, dan Dra. Nurul Azizah, SE, MM, dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar sejak dini memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak dan terstruktur menggunakan pendekatan akuntansi sederhana.
Pentingnya Akuntansi dalam Mengatur Keuangan Pribadi
Dalam sesi materi, Dr. Djojo Diharjo menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan pribadi berbasis akuntansi merupakan pendekatan sistematis untuk melacak, menganalisis, dan mengelola uang dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar akuntansi. "Tujuannya adalah agar kita memiliki gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan kita, mampu mengambil keputusan yang tepat, dan menjaga kesehatan finansial jangka panjang," jelasnya.
Siswa Dilatih Menyusun Anggaran Pribadi
Sementara itu, Risa Watti menekankan pentingnya pencatatan keuangan harian, membuat anggaran (budgeting), serta menggunakan prinsip 50-30-20 dalam membagi pemasukan: 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi. Siswa juga diajak berdiskusi mengenai kesalahan umum dalam mengelola keuangan pribadi, seperti gaya hidup konsumtif dan tidak memiliki dana darurat.
"Dengan pendekatan ini, siswa akan terbiasa hidup hemat, bertanggung jawab secara finansial, serta lebih siap menghadapi kehidupan mandiri setelah lulus nanti," ujar Risa.
Mengenalkan Dasar-Dasar Akuntansi
Dalam sesi lanjutan, Dra. Nurul Azizah membimbing siswa mengenal pencatatan akuntansi sederhana, seperti membuat buku kas harian dan laporan keuangan pribadi. Ia juga memberikan contoh menyusun anggaran uang saku bulanan dan tips bijak mengelola uang jajan agar tidak boros.
"Sikap bijak dalam mengatur keuangan harus dibangun sejak muda, karena kebiasaan kecil hari ini adalah pondasi masa depan yang lebih baik," pesannya.
Antusiasme Siswa dan Praktik Langsung




