DPRD Maluku Tengah Apresiasi Peningkatan Produksi Beras
MALUKU TENGAH, LIPUTAN.CO.ID - Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Zain Letahiit, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas upaya yang dilakukan dalam meningkatkan produksi beras tahun ini. Dalam pernyataannya, Letahiit yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Maluku Tengah, menyatakan bahwa peningkatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mencapai swasembada pangan beras, sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
Letahiit, yang mewakili daerah pemilihan Seram Utara Raya, memberikan pujian kepada Bupati Maluku Tengah dan kepala dinas pertanian atas keberhasilan mereka. "Kami perlu memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati dan kepala dinas pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi beras. Ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan warga dan mendukung program pemerintah," ungkapnya setelah menghadiri panen raya padi di lahan seluas 675 hektar di Waiassi dan Waimussi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, pada Senin, 4 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Letahiit juga menyampaikan penghargaan kepada para penyuluh dan petani yang terus berupaya meningkatkan produksi beras. "Semoga dengan peningkatan produksi ini, beras lokal dapat dengan mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat," harapnya.
Sebelumnya, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengungkapkan bahwa jumlah tanam dan panen padi saat ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, panen saat ini dapat menghasilkan antara 4 hingga 5 ton gabah kering giling per hektar.
"Untuk satu musim tanam yang berlangsung dari bulan Maret 2025 hingga Juli 2025, kami memperkirakan jumlah produksi mencapai 23.557,5 ton gabah kering giling. Jika dikalikan dengan dua musim tanam, totalnya menjadi 47.115 ton gabah kering giling, yang setara dengan 29.682,45 ton beras," jelas Bupati Zulkarnain.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kecamatan Seram Utara Timur Kobi merupakan daerah sentra produksi tanaman padi, dengan luas areal mencapai 4.245 hektar. "Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya beras, agar dapat memenuhi swasembada beras sesuai dengan cita-cita Bapak Presiden," imbuh Zulkarnain.




