Dua Nasihat Keuangan Penting dari Ayah yang Masih Relevan Setelah 10 Tahun Kerja
Sumber Foto: kontan.co.id
Lifestyle

Dua Nasihat Keuangan Penting dari Ayah yang Masih Relevan Setelah 10 Tahun Kerja

ILUSTRASI. Petugas menjunjukkan uang pecahan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (2/1/2025). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat ditutup menguat 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.197 per dolar AS didorong oleh intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing (valas). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Sumber: Business Insider | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jennifer Streaks, seorang ahli keuangan pribadi dan jurnalis yang menulis untuk Business Insider, berbagi pengalaman pribadinya dalam mengelola keuangan setelah mendapatkan pekerjaan pertama.

Dalam sebuah artikel, Streaks mengungkapkan dua nasihat penting dari ayahnya yang masih dia terapkan hingga kini.

Saat pertama kali mendapatkan pekerjaan, Streaks mengaku terpesona dengan penghasilan baru yang ia terima. Dengan sedikit utang, ia berencana membeli apartemen dan mobil baru.

Baca Juga: Pakar Keuangan Pribadi Ungkap 2 Nasihat Ayahnya Tetap Relevan Setelah 10 Tahun Kerja

Namun, percakapan dengan ayahnya membuka mata Streaks tentang pentingnya menabung dan mempersiapkan dana darurat. Ayahnya menekankan bahwa dalam kehidupan, setiap keputusan keuangan harus dipertimbangkan dengan matang, dan tidak ada yang bisa diambil secara sembarangan.

1. Menabung 20% dari Penghasilan

Nasihat pertama dari ayah Streaks adalah untuk menabung setidaknya 20% dari penghasilan. Streaks mengakui bahwa pada saat itu ia tidak memiliki banyak tanggungan, sehingga nasihat ini masuk akal.

Lebih dari satu dekade kemudian, Streaks masih menjadikan menabung sebagai prioritas utama. Ia mulai membangun dana darurat dan berinvestasi dalam rekening pensiun seperti IRA.

Baca Juga: PDI Perjuangan Kritisi Soal Retreat Kabinet Pakai Uang Pribadi Prabowo

Menurut Streaks, ketakutan akan hidup pas-pasan mendorongnya untuk terus menabung. Berdasarkan data, banyak orang Amerika yang tidak memiliki tabungan yang cukup untuk menutupi keadaan darurat sebesar US$ 500.

Tanpa dana darurat, seseorang bisa terjerat utang berbunga tinggi untuk mengatasi situasi mendesak. Oleh karena itu, menabung, meski terkesan banyak, adalah langkah penting untuk menciptakan keamanan finansial.

2. Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Nasihat kedua yang Streaks terima adalah untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Meskipun Streaks mengakui bahwa dia masih berjuang dengan hal ini, ia mengerti betapa pentingnya untuk memilah keduanya dengan cermat.

Kebutuhan adalah pengeluaran yang wajib untuk bertahan hidup, seperti tempat tinggal, transportasi, dan makanan. Sementara itu, keinginan adalah pengeluaran yang terkait dengan kenyamanan atau gaya hidup, seperti perjalanan, hiburan, atau barang-barang mewah.

Streaks menekankan bahwa menghabiskan uang untuk keinginan tanpa membedakan keduanya bisa mengancam stabilitas keuangan seseorang.

Baca Juga: Pakar Bahasa Tubuh Ungkap Kekuatan Emosional dalam Pidato Kekalahan Kamala Harris

Penting bagi setiap individu untuk memprioritaskan kebutuhan terlebih dahulu sebelum memenuhi keinginan, serta mengelola anggaran dengan bijak. Streaks menegaskan bahwa mengatur dana darurat dan membuat anggaran yang realistis adalah langkah awal yang krusial sebelum berfoya-foya.

Dengan kedua nasihat ayahnya, Streaks berhasil membangun kebiasaan keuangan yang sehat dan menghindari masalah finansial yang sering kali dialami banyak orang di usia muda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

INDEKS BERITA

Berita Terkait

Keuangan

BI-Rate Turun, Transaksi Pasar Uang Antar Bank Masih Tetap Stabil

Press Release

Kaprodi Aktuari PresidentUniversity Ungkap 79% Mahasiswa Diterima Kerja Sebelum Lulus

Nasional

Ajang Internasional WCPFC21, KKP Ungkap Banyak Pelanggaran Tenaga Kerja Perikanan

Industri

Meski Kasasi Pailit Ditolak, Airlangga Ungkap Sritex Tetap Dapat Melanjutkan Ekspor

Internasional

Jutaan Pekerja Sakit Masih Tetap Masuk Kerja Karena Kekhawatiran Finansial

TERBARU

Indeks »

Internasional | 2 Jam 10 Menit lalu

Dokumen Baru Ungkap Jaringan Epstein dengan Tokoh Politik, Bisnis, dan Elite Global

Internasional | 2 Jam 13 Menit lalu

Adik Raja Charles Ditangkap Terkait Dugaan Pelanggaran yang Berkaitan dengan Epstein

Industri | 2 Jam 18 Menit lalu

Momogi Group Perkuat Posisi di Pasar Snack Anak Lewat Inovasi dan Ekspansi Global

Internasional | 2 Jam 20 Menit lalu

Pendapatan Migas Rusia Diproyeksi Anjlok Hampir 50% pada Februari 2026

Investasi | 2 Jam 38 Menit lalu

BBRI, BBCA, BBNI & BMRI Terkoreksi Usai BI Tahan Suku Bunga, Cek Rekomendasi Analis

Investasi | 2 Jam 46 Menit lalu

Momentum Mudik Dongkrak Saham Komponen Otomotif, Cek Saham Rekomendasi Analis

Nasional | 2 Jam 56 Menit lalu

BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75% demi Jaga Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

Nasional | 3 Jam 11 Menit lalu

Ekonomi Indonesia Diproyeksi Menguat di Kuartal I-2026, Ini Sektor Penopangnya

Industri | 3 Jam 18 Menit lalu

UBC Medical (LABS) Usung Tiga Strategi untuk Percepatan Eliminasi Tuberkulosis

Industri | 3 Jam 25 Menit lalu

Mekar Lodji Parahyangan dan BTN Gelar Akad KPR Perdana

Indeks Berita