Dukungan Penuh Pemerintah untuk Pengobatan Ananda Nuzula Fadhila
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsosp3A) memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan Ananda Nuzula Fadhila, seorang bocah berusia 11 tahun yang mengalami bocor ginjal, asal Gampong Babah Krueng, Kecamatan Bandar Dua. Sebagai bagian dari upaya pengobatan yang lebih optimal, Nuzula direncanakan untuk dirujuk ke Sentra Handayani yang terletak di Bambu Apus, Jakarta.
Proses rujukan ini didukung oleh Dinas Sosial Aceh serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Darussa’adah Darul Imarah. Kadis Dinsosp3A Pidie Jaya, Agusmaidi, menjelaskan bahwa tiket keberangkatan untuk Nuzula telah disiapkan. Namun, tiket untuk pendamping keluarga Nuzula belum dapat difasilitasi. "Kami terus berupaya mencari solusi agar pendamping keluarga juga dapat ikut mendampingi selama proses pengobatan di Jakarta," ungkapnya.
Selain menyiapkan tiket, pihak Dinsos Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga berkomunikasi secara intensif dengan keluarga Nuzula melalui video call. Langkah ini diambil untuk memastikan keluarga dapat menerima informasi dengan jelas dan berkolaborasi dalam proses rujukan. Dukungan moral dan material terus diberikan agar Nuzula mendapatkan perawatan yang maksimal.
Saat ini, Nuzula telah diantarkan ke Banda Aceh dan berada di klinik dr. Cut Mela Yunita Sari, Sp.PD-KGH. Agusmaidi menyatakan bahwa jika Nuzula merasa nyaman di klinik tersebut, pemerintah akan memfasilitasi perawatannya di sana. Namun, jika diperlukan, rujukan ke Sentra Handayani di Jakarta tetap akan disiapkan. "Kami pastikan fasilitas terbaik untuk Ananda Nuzula, baik di Banda Aceh maupun di Jakarta," tambahnya.
Sentra Handayani Bambu Apus merupakan fasilitas layanan sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial untuk membantu anak-anak dengan kebutuhan khusus. Agusmaidi menegaskan bahwa pemerintah daerah dan pusat akan terus mendampingi keluarga Nuzula dalam setiap proses perawatan yang dijalani.
Keluarga Nuzula mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Mereka berharap agar proses pengobatan Nuzula dapat berjalan lancar tanpa kendala. Tindakan konkret yang dilakukan pemerintah ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi kebutuhan medis Nuzula serta menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan sosial.




