Edi Handoyo Perkuat Jaringan Advokasi Hak Masyarakat di Jateng dan DIY
Sentra Media - Redaksi 5 Maret 2026
SRAGEN [Berlianmedia]– Upaya memperkuat peran organisasi masyarakat dalam mengawal hak-hak warga terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (GN-GAK-HAM) Jawa Tengah, yang mulai memperluas jaringan kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua DPD GN-GAK-HAM Jawa Tengah, Edi Handoyo mengatakan, pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menjadi langkah strategis agar lembaga dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam memberikan advokasi serta perlindungan terhadap persoalan hak asasi manusia.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir berbagai organisasi masyarakat memang tengah memperkuat struktur hingga tingkat daerah melalui pembentukan kepengurusan baru, deklarasi organisasi, hingga rapat kerja perdana. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan program kerja dapat berjalan efektif serta terkoordinasi dengan pemerintah daerah.
Baca Juga: Ribuan Pelari Bakal Meriahkan Borobudur Marathon 2023
“Kesuksesan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kekompakan dan kesolidan seluruh anggota, terutama di tingkat akar rumput. Karena itu keberadaan DPC menjadi pondasi penting bagi keberlangsungan lembaga,” ujar Edi, kepada Wartawan Kamis (4/3).
Ia menjelaskan, GN-GAK-HAM merupakan lembaga yang telah memiliki legalitas dan tercatat secara administratif di Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dengan dasar tersebut, organisasi berkomitmen menjalankan fungsi sosial, edukasi, serta advokasi hukum bagi masyarakat.
Namun demikian, Edi mengakui bahwa perjalanan organisasi di tingkat provinsi masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terkait dinamika kepengurusan yang beberapa kali mengalami rotasi karena kinerja sebagian anggota belum berjalan optimal sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Selama ini memang masih terjadi pergantian pengurus karena belum semua anggota memahami dan menjalankan tupoksi di bidangnya secara maksimal. Ke depan kami ingin memperkuat pemahaman organisasi agar lebih solid,” jelasnya.
Baca Juga: Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Bawaslu Serahkan Laporan Layanan Informasi Publik Tahun 2025
Dalam struktur organisasi di Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memiliki peran penting sebagai ujung tombak kegiatan di tingkat kabupaten atau kota. DPC bertugas melaksanakan kebijakan organisasi, mengoordinasikan program kerja di daerah, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat hingga tingkat kecamatan melalui kepengurusan anak cabang.
Selain itu, DPC juga berfungsi sebagai ruang edukasi masyarakat, memperkuat partisipasi publik, serta membantu menyuarakan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tingkat lokal.
Sebagai bagian dari penguatan struktur tersebut, dalam waktu dekat GN-GAK-HAM juga akan membentuk DPC di Kota Semarang. Kepengurusan di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu diharapkan dapat menjadi barometer bagi pembentukan DPC di daerah lainnya.
Edi menegaskan, kehadiran GN-GAK-HAM bukan semata membangun organisasi, tetapi juga memperluas gerakan advokasi yang berpihak pada masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum maupun perlindungan hak.
Baca Juga: Pengurus Pencak Silat Militer Jateng–DIY Dikukuhkan di Kodam IV/Diponegoro
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak warga yang sering terabaikan. Melalui jaringan DPC di berbagai daerah, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kepastian hukum dan keadilan,” pungkasnya.
Mari Berbagi:
Post Tags: ##Berlianmedia_Perekat_Bangsa #berlianmedia




