Sentra Media - KABAR KUNINGAN - Paska dilantiknya Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati, Tuti Andriani pada tanggal 20 Februari 2025, dilakukan pula perombakan jabatan di semua jenjang jabatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dari mulai Eselon III, Eselon III hingga Eselon IV.
Pasangan kepala daerah yang mengusung Visi Kuningan Melesat tersebut melakukan penataan dan penempatan pejabat yang dianggap mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Serta mau mencurahkan segenap pikiran sekaligus tenaganya untuk bekerja demi kepentingan rakyat dan kemajuan pembangunan.
Sejumlah pejabat Eselon II yang ditempatkan di posisi-posisi strategis tersebut saling berlomba menunjukan kinerjanya sesuai bidang garapan. Hasilnya, banyak capaian yang menunjang kepemimpinan Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani termasuk pula di bidang kesehatan.
Pada tanggal 13 Juni 2025, Bupati Dian merotasi 13 pejabat Eselon II di kawasan wisata Desa Cibuntu Kecamatan Pasawahan, salah satunya adalah H. Edi Martono. Staf Ahli Bupati Kuningan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut dipercaya memegang kendali sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
Sejak saat ini dengan berbekal pengalamannya sebagai mantan Direktur Rumah Umum Daerah (RSUD) Linggajati, H. Edi Martono melakukan penataan-penataan sistem kerja internal dan penguatan koordinasi lintas sektoral. Sekaligus terobosan-terobosan supaya lebih sistematis dan terukur.
Hasilnya, meski belum genap setahun tapi sudah membuahkan hasil membanggakan karena dengan mengedepankan kerja sama tim seluruh pegawai dan dukungan pimpinan, mampu menghantarkan Dinkes Kuningan Kemenkes RI).
Penghargaan pertama diberikan atas kelengkapan dokumen rekomendasi Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dengan capaian sempurna, yakni 100 persen. Lalu penghargaan kedua diraih sebagai Kabupaten/Kota dengan capaian Pemetaan Risiko PIE terbaik Tahun 2025.