Gekrafs Dorong Penyintas Banjir Manfaatkan Nagari Creative Hub
Padang (ANTARA) - Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kawendra Lukistian mengajak penyintas banjir bandang dan tanah longsor untuk memanfaatkan program Nagari Creative Hub yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Dalam pernyataannya, Kawendra menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan pascabencana. "Berangkat dari kebersamaan, kita bisa melakukan banyak hal termasuk berkolaborasi dengan program Nagari Creative Hub yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar," ujarnya di Kota Padang, Kamis.
Ajakan tersebut disampaikan Kawendra di tengah perayaan HUT Ke-7 Gekrafs yang berlangsung di hunian sementara (huntara) Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumbar. Program Nagari Creative Hub dirancang untuk merangkul potensi lokal dan memberikan dukungan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan digital. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dengan memanfaatkan keberagaman potensi yang ada di setiap wilayah.
Dalam rangkaian acara tersebut, sejumlah pengurus inti Gekrafs, termasuk Wakil Ketua Umum Gekrafs dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Helvi Yuni Moraza, turut memberikan motivasi kepada masyarakat untuk tetap kreatif dan menangkap berbagai peluang di tengah situasi sulit.
"Peluang itu akan selalu ada. Salah satunya adalah program Nagari Creative Hub," tambah Kawendra, yang optimis bahwa meskipun dalam keterbatasan, pelaku ekonomi kreatif di Indonesia dapat segera pulih dan bangkit, didukung oleh inisiatif pemerintah.
Helvi Yuni Moraza juga menekankan pentingnya pemulihan UMKM di daerah terdampak bencana, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. "Perintah Pak Presiden sudah jelas mengenai pemulihan UMKM, salah satunya dengan berkolaborasi dengan banyak pihak," jelasnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah telah membuka klinik UMKM Bangkit di beberapa provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar, untuk mendukung proses pemulihan ekonomi di daerah-daerah yang terkena dampak bencana.




