Gerakan Penanaman Padi di Desa Rantau Tenang: Upaya Meningkatkan Pertanian di Kabupaten Empat Lawang
EMPAT LAWANG – Kabupaten Empat Lawang berpotensi menjadi sentra pertanian baru di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman padi, Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel melaksanakan gerakan tanam padi di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebing Tinggi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengajak para petani dan jajaran Pemerintah Kabupaten untuk menjaga sektor pertanian sebagai penopang ekonomi nasional. Ia menekankan pentingnya sektor pertanian dalam menghadapi krisis dan ancaman resesi global. "Kami berkomitmen untuk terjun langsung ke lapangan dan memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Empat Lawang," ujarnya.
Kepala Seksi Pengembangan Serelia Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Rina Sopiana, menyatakan bahwa Kabupaten Empat Lawang merupakan daerah yang mendukung perkembangan pertanian. "Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel mendukung pertanian di sini dengan mengalokasikan bantuan fasilitas benih padi untuk 2000 hektar benih hibrida dan 2500 hektar benih label biru pada tahun 2022," ungkapnya.
Rina berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi padi di kelompok tani di desa-desa. "Dengan adanya fasilitasi ini, kami berharap produksi yang awalnya hanya empat hingga lima ton dapat meningkat menjadi lima hingga enam ton atau lebih," tambahnya.
Ia juga mengharapkan agar masa tanam dapat bertambah dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali per tahun, berkat dukungan varietas benih Genjah Cakrabuana yang memiliki umur tanam singkat. "Varietas ini memungkinkan kita untuk menanam hingga empat kali dalam setahun," jelasnya.
Data menunjukkan bahwa luas panen padi di Kabupaten Empat Lawang pada tahun 2021 mencapai 18.404 hektar dengan produksi 45.149 ton, menjadikannya sebagai salah satu penyumbang luas panen yang signifikan di Sumsel. Rina memohon dukungan dari petani untuk terus meningkatkan produksi padi di provinsi ini.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hendra Lezi, menambahkan bahwa kabupaten ini mendapat tambahan kuota pupuk sebesar 160 ton untuk tahun 2022. Penambahan ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pupuk yang sempat mengganggu produksi padi. "Kami telah mengonfirmasi kepada distributor dan pengecer bahwa pupuk sudah siap didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Empat Lawang," katanya.
Selain melakukan penanaman padi varietas Inpari 32, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menampung keluhan petani terkait berbagai kendala yang dihadapi dalam meningkatkan hasil pertanian.




