Gojek Dukung Sektor Ekonomi Kreatif Melalui Program School Creative Hub 2025
Tambah Farid. Ia menekankan bahwa keterlibatan pelajar dalam program ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga investasi jangka panjang untuk melahirkan pelaku ekonomi kreatif yang mendukung budaya lokal dan keberlanjutan.
"Pariwisata butuh lebih dari sekadar destinasi; diperlukan narasi hidup. Generasi muda adalah juru cerita terbaik. Melalui program School Creative Hub, kami ingin memberikan mereka ruang, ilmu, dan insentif untuk ikut membangun pariwisata dari bawah, dari lokal, dan dari hati," ujarnya.
Transformasi Digital dan Potensi Lokal
Farid percaya bahwa transformasi digital dan penguatan potensi lokal harus berjalan seiring. "Melalui program ini, kami berharap dapat membuka jalan bagi ribuan siswa untuk tumbuh sebagai kreator lokal yang berdampak luas, dimulai dengan mengenal dan mencintai daerah mereka sendiri," tambahnya.
Dukungan dari Kementerian Pariwisata
Program School Creative Hub 2025 juga mendapatkan sambutan positif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dalam membangun ekosistem pariwisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. "Kami sangat mengapresiasi GoTo atas penyelenggaraan program ini. Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dan kreativitas anak muda dapat bersatu untuk memajukan daerah melalui promosi pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM lokal," ujarnya.




