Gubernur Pramono Tinjau Penataan Trotoar Blok M, Targetkan Jadi Simpul Transportasi dan Pusat Ekonomi Baru
Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan trotoar dan saluran air di Jalan Palatehan, kawasan Blok M ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peninjauan ini dilakukan seiring rencana Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menjadikan Blok M sebagai salah satu simpul utama transportasi dan pusat ekonomi baru di ibu kota.
Menurut Pramono, perbaikan dan renovasi di kawasan tersebut akan dilakukan bertahap, dimulai dari penataan area pejalan kaki. Ia menegaskan Blok M akan difungsikan sebagai salah satu hub utama di Jakarta.
Penataan trotoar di Blok M dilakukan sepanjang 1,3 kilometer, mencakup Jalan Palatehan, Jalan Palatehan I, Jalan Raden Patah, dan Jalan Raden Patah I. Langkah ini juga ditujukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan Blok M setelah peluncuran rute Transjabodetabek Alam Sutera–Blok M dan PIK 2–Blok M.
Hingga saat ini, rute Transjabodetabek Alam Sutera–Blok M disebut telah melayani sekitar 4.000 hingga 4.500 penumpang per hari. Sementara rute PIK–Blok M diperkirakan menjadi salah satu rute favorit, dengan catatan kunjungan ke PIK mencapai 1,4 juta pada akhir April.
Pramono menyatakan, karena Blok M diproyeksikan menjadi kawasan yang semakin ramai, pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh. Ia juga menyebut Transjakarta dan MRT akan melengkapi pembangunan sesuai bidang tanggung jawab masing-masing di area Blok M.
Integrasi kawasan dan akses ramah disabilitas
Penataan trotoar turut diarahkan untuk mengintegrasikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dengan kawasan Blok M. Pramono menekankan penataan dilakukan dengan prioritas penyediaan fasilitas dan akses yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Ia berharap pembenahan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta.
Target rampung Oktober
Kepala Dinas Bina Marga Jakarta Heru Suwondo mengatakan penataan dilakukan dengan menghubungkan jalur pedestrian sepanjang 1,3 kilometer. Pada tahap awal, fokus berada di Palatehan, Palatehan I, Raden Patah, dan Raden Patah I. Pekerjaan ini ditargetkan selesai pada Oktober.
Selain itu, Heru menyebut penataan trotoar juga akan dilanjutkan di sejumlah titik lain, antara lain:
- Koridor Saharjo menuju Minangkabau
- Abdullah Syafei
- Simpang Fatmawati




