Sentra Media - Hong Kong mengintegrasikan tiga fasilitas utama, yaitu Kai Tak Sports Park, West Kowloon Cultural District, dan East Kowloon Cultural Centre, ke dalam satu kerangka operasional terpadu. Langkah ini bertujuan memperkuat peran Hong Kong sebagai pusat pertukaran budaya internasional antara Timur dan Barat.
Integrasi ini menandai fase krusial dalam implementasi Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-30), setelah keberhasilan Hong Kong menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional China ke-15 pada tahun 2025 bersama Guangdong dan Makau.
Integrasi ketiga venue ini bertujuan untuk memfasilitasi pengenalan dua hingga tiga kekayaan intelektual (IP) seni pertunjukan internasional terkemuka, festival musik global, serta karnaval budaya dan olahraga di Greater Bay Area setiap tahunnya. West Kowloon Cultural District akan menjadi platform inti untuk proyek pertukaran seni berkualitas tinggi melalui kemitraan dengan otoritas budaya nasional serta institusi seni dalam dan luar negeri. Kawasan ini juga akan menerapkan model pameran ganda yang mengintegrasikan budaya tradisional dan seni kontemporer, dengan Hong Kong Palace Museum dan M+ Museum sebagai jangkar utamanya. Sementara itu, East Kowloon Cultural Centre akan dikembangkan menjadi merek budaya pemuda yang terstandardisasi untuk Greater Bay Area, dengan penyederhanaan prosedur imigrasi dan bea cukai bagi pertunjukan lintas batas skala kecil.