Hub Seaplane Batujai Siap Dukung Pariwisata NTB
Sentra Media - Bendungan Batujai di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, bersiap untuk menjadi Hub Seaplane pertama di NTB yang dijadwalkan beroperasi pada 2026. Proyek ini diharapkan memberikan konektivitas pariwisata yang lebih baik, meskipun menyimpan tantangan yang harus dihadapi.
Awal Kejadian
Proyek pembangunan Hub Seaplane Batujai telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Perhubungan melalui kemudahan regulasi untuk pengoperasian pesawat amfibi. Pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan investor untuk membangun hanggar dan fasilitas pendukung lainnya. Sejumlah 14 jenis izin telah dipenuhi untuk proyek ini, termasuk persiapan dua unit pesawat amfibi dan landasan air sepanjang 400 meter.
Perkembangan
Hub Seaplane Batujai diharapkan dapat mengatasi kendala jarak dan waktu tempuh antar-pulau di NTB, memanfaatkan kedekatannya dengan Bandara Internasional Lombok. Model transportasi ini, yang telah sukses di negara lain, ditujukan untuk menarik wisatawan berkualitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Analisis dampak lingkungan (AMDAL) telah dilakukan dengan hasil yang dinyatakan aman, dan pembangunan hanggar akan dilakukan di lahan seluas 50 are pada tahap awal.
Kondisi Terakhir
Kawasan Bendungan Batujai yang merupakan sabuk hijau dan ruang terbuka publik sejak tahun 2010, menghadapi tantangan dalam menjaga fungsi ekologisnya di tengah transformasi ini. Meskipun pemerintah mengklaim tidak akan ada dampak negatif terhadap nelayan dan lingkungan, diperlukan pemantauan berkelanjutan untuk mengelola potensi kebisingan dan pencemaran. Keberlanjutan proyek ini bergantung pada desain kebijakan yang cermat dan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam rantai nilai baru yang terbentuk.




