Sentra Media - Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Singapura sedang menjajaki pengembangan daerah latihan militer di Sumatera dan Kalimantan, sebagai bagian dari kerja sama pertahanan antara kedua negara.
Pembahasan mengenai pengembangan daerah latihan ini terjadi dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas rencana untuk pengembangan fasilitas latihan di Baturaja, Kalimantan Barat, dan Air Weapons Range (AWR) Siabu, Riau.
PM Wong menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membuka peluang latihan bersama yang saling menguntungkan antara Angkatan Bersenjata Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF). Ia juga menegaskan pentingnya hubungan erat antara kedua angkatan bersenjata dan mengapresiasi kontribusi Presiden Prabowo dalam memperkuat kerja sama ini.
Dalam rangkaian Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura, kedua negara juga menandatangani dokumen kerja sama terkait pembaharuan perjanjian kerja sama pertahanan. Selain itu, prajurit Angkatan Bersenjata Singapura telah berpartisipasi dalam latihan multinasional dan bilateral yang diadakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, serta latihan bersama antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Singapura di Selat Malaka.