Iran Gelar Latihan Militer Besar-besaran di Tengah Ketegangan dengan AS
Gambar-gambar latihan yang dilakukan pada hari Selasa seperti yang ditayangkan di televisi pemerintah Iran (Foto: Ashraq Al-Awsat)
Garda Revolusi Iran (IRGC) menggelar latihan militer di wilayah selatan negara yang berbatasan dengan Teluk Persia.
BERITA TERKAIT:
AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz
Iran Ubah Aturan Perlintasan Hormuz, Kapal Wajib Kantongi Izin PGSA
AS Pasang Hadiah Rp173 Miliar Demi Buru Bos Milisi Iran di Irak
Iran Bantah Serang Kilang Fujairah, Siap Gempur Balik Jika Diserang UEA
Eks Penasihat Nuklir Iran: Operasi AS di Selat Hormuz Picu Risiko Perang Habis-Habisan
Manuver berskala besar tersebut dilaporkan media pemerintah pada Selasa waktu setempat, 24 Februari 2026, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Disebutkan bahwa latihan militer di wilayah selatan menjadi bagian dari agenda tahunan yang melibatkan berbagai unsur kekuatan tempur.
"Latihan gabungan 1404 (2026) Pasukan Darat IRGC telah dimulai," lapor TV pemerintah, merujuk pada tahun ini dalam kalender Iran dan Gregorian, seperti dikutip dari Reuters.
Selain di pesisir selatan, latihan serupa juga dilaporkan berlangsung di sejumlah wilayah lain di Iran.
Komandan pasukan darat Garda Revolusi, Mohammad Karami, menegaskan bahwa latihan dirancang secara komprehensif.
"Langkah-langkah yang sangat baik telah dirancang di berbagai sektor, termasuk rudal, artileri, drone, pasukan khusus, kendaraan lapis baja, dan kendaraan pengangkut personel lapis baja," kata ujarnya.
Latihan militer digelar setelah Washington dan Teheran menyelesaikan dua putaran perundingan yang dimediasi Oman terkait program nuklir Iran, dengan pembicaraan lanjutan dijadwalkan Kamis, 26 Februari 2026.
AS berulang kali menyerukan penghentian pengayaan uranium oleh Iran serta menyoroti program rudal balistik dan dukungan Teheran terhadap kelompok militan kawasan, tuntutan yang ditolak Iran.
Di tengah negosiasi yang masih berjalan, Presiden AS Donald Trump telah mengerahkan kekuatan angkatan laut signifikan ke Timur Tengah dan kembali mengancam serangan militer jika kesepakatan tidak tercapai.
Pekan lalu, angkatan laut Iran juga menggelar latihan terpisah di Teluk dan sekitar Selat Hormuz, mempertegas eskalasi kesiapsiagaan di kawasan yang semakin tegang.
BACA JUGA:
Pakar Iran: UEA Jadi Sasaran Karena Terlalu Dekat dengan Israel
Kilang Minyak UAE Diserang, RI Serukan Dialog dan Perlindungan Infrastruktur Sipil
EDITOR: HANI FATUNNISA
TAGS
IRAN
AMERIKA SERIKAT
TEHERAN
IRGC
< SEBELUMNYA
AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz
BERIKUTNYA >
Iran Ubah Aturan Perlintasan Hormuz, Kapal Wajib Kantongi Izin PGSA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
FOLLOW US
ARTIKEL LAINNYA
Dunia
AS Pasang Hadiah Rp173 Miliar Demi Buru Bos Milisi Iran di Irak
Dunia
AS Desak China Tekan Iran soal Hormuz
Dunia
Iran Bantah Serang Kilang Fujairah, Siap Gempur Balik Jika Diserang UEA
Dunia
Eks Penasihat Nuklir Iran: Operasi AS di Selat Hormuz Picu Risiko Perang Habis-Habisan
Dunia
Pakar Iran: UEA Jadi Sasaran Karena Terlalu Dekat dengan Israel
Dunia
Kilang Minyak UAE Diserang, RI Serukan Dialog dan Perlindungan Infrastruktur Sipil




