Sentra Media - Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memposisikan diri sebagai pusat wisata di wilayah Tapal Kuda dengan menawarkan fasilitas transportasi gratis bagi wisatawan berkelompok. Jember, yang terletak strategis antara Gunung Argopuro dan pesisir selatan, kini menjadi titik berangkat utama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi seperti Kawah Ijen dan Gunung Semeru.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, menyatakan bahwa keunggulan geografis Jember sebagai pusat wisata menjadi modal penting. Dengan kekayaan alam yang meliputi jejak megalitikum dan berbagai wisata religi serta edukasi, Jember menawarkan banyak pilihan bagi pengunjung.
Pembukaan jalur udara yang menghubungkan Jember dengan Jakarta dan Bali juga mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Perjalanan dari Jakarta ke Jember kini hanya memakan waktu dua jam, sementara dari Bali hanya 40 menit, jauh lebih cepat dibandingkan dengan perjalanan darat yang bisa berlangsung hingga 12 jam. Selain itu, Pemkab Jember telah meluncurkan program transportasi gratis untuk rombongan minimal 10 orang yang tiba dengan pesawat.
Fasilitas yang ditawarkan mencakup penjemputan dari bandara menuju hotel serta transportasi untuk berkeliling destinasi wisata di Jember dan akses ke Kawah Ijen dan Semeru. Pemkab Jember mengimbau wisatawan atau agen perjalanan untuk menghubungi melalui media sosial resmi untuk koordinasi teknis terkait penjemputan dan fasilitas gratis ini.