Kacamata Pintar AI dari Indonesia Siap Tembus Pasar Global Berkat Dukungan Samsung
Sumber Foto: Sultra Media
Teknologi

Kacamata Pintar AI dari Indonesia Siap Tembus Pasar Global Berkat Dukungan Samsung

Jakarta – Samsung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dari Indonesia untuk kancah global. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah dukungan penuh terhadap pengembangan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi AI semakin berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan menciptakan solusi untuk berbagai permasalahan.

President Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menekankan bahwa Samsung melihat AI sebagai bagian integral dari ekosistem yang mendukung kehidupan manusia. "Kecerdasan buatan (AI) sedang mentransformasi cara kita berkomunikasi, berkarya, dan mengatasi tantangan dengan cara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Di Samsung, kami memandang AI sebagai mitra yang bekerja secara alami untuk membantu manusia. Perubahan ini membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman digital. Teknologi diharapkan bekerja secara konsisten, responsif, dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari, memberikan dukungan yang terasa tanpa memerlukan perhatian berlebihan," ujar Harry Lee, sebagaimana dikutip dari website resmi Samsung pada Rabu (18/2/ 2026).

Baca Juga

1 bulan lalu

Revolusi Senjata PUBG Mobile 4.2: Era Baru Dominasi AKM dan AUG Menggantikan M416

96 Sandra Dewi

Lebih lanjut, Harry Lee menjelaskan bahwa teknologi AI yang dikembangkan oleh Samsung disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang beragam. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan. "Kami percaya bahwa setiap terobosan AI harus memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk membuat hidup menjadi lebih baik, lebih bermakna, dan lebih bermanfaat. Pendekatan inilah yang menjadi landasan kami dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan," tambahnya.

Komitmen Samsung terhadap inovasi yang berdampak sosial juga tercermin dalam program Samsung Solve For Tomorrow (SFT). Program ini memberikan platform bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan ide-ide inovatif yang berakar pada pengalaman nyata, sekaligus membangun keterampilan digital dan pemanfaatan AI untuk menjawab tantangan di komunitas mereka. "Mereka tumbuh dengan ekspektasi bahwa teknologi harus bekerja secara intuitif dan relevan dengan persoalan di sekitar mereka. Program ini dirancang sebagai proses pembelajaran yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pematangan ide hingga siap memberikan dampak positif," jelas Harry Lee.

Salah satu contoh nyata dari keberhasilan program SFT adalah inovasi kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan oleh Tim Labmino dari Universitas Indonesia. Tim ini berhasil meraih gelar juara SFT 2025 dengan ide brilian mereka yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup para penyandang disabilitas.

Baca Juga

1 bulan lalu

Jelajahi Masa Depan Genggaman Anda: Prediksi Unggulan Redmi 2025

42 Agi Maulana

"Salah satu hasil nyata dari proses ini adalah RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan oleh Tim Labmino dari Universitas Indonesia, pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025. Berangkat dari empati terhadap pelari dengan gangguan penglihatan, RunSight dirancang untuk memberikan panduan suara real-time agar pengguna dapat berlari dengan lebih aman dan percaya diri," ungkap Harry Lee.

Kacamata RunSight merupakan solusi inovatif yang memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan panduan visual dan audio kepada pelari tunanetra. Dengan menggunakan sensor dan algoritma khusus, kacamata ini mampu mendeteksi rintangan di depan pelari dan memberikan peringatan suara secara real-time. Hal ini memungkinkan pelari untuk menghindari rintangan dan berlari dengan lebih aman dan percaya diri. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan keselamatan pelari tunanetra, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk berpartisipasi dalam olahraga dan aktivitas fisik lainnya.

"Solusi ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI yang tepat dapat membuka akses dalam ruang olahraga, sekaligus menjawab kebutuhan komunitas yang selama ini kurang terlayani oleh inovasi teknologi," kata Harry Lee.

Samsung tidak hanya memberikan dukungan finansial dan mentorship kepada Tim Labmino, tetapi juga membantu mereka untuk mempromosikan inovasi mereka di kancah internasional. "Perjalanan RunSight tak berhenti di tingkat nasional, Indonesia. Melewati seleksi tingkat regional dan global, Tim Labmino terpilih menjadi salah satu dari sepuluh tim terbaik dunia SFT Global Ambassador dan membawa solusi mereka ke panggung internasional. Kami pun bangga, kehadiran Tim Labmino sebagai perwakilan Indonesia menjadi pengakuan dunia atas pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal dan dirancang dengan pemahaman nyata terhadap kebutuhan penggunanya," jelas Harry Lee.

Keberhasilan Tim Labmino di tingkat internasional merupakan bukti nyata bahwa inovasi dari Indonesia memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat global. Hal ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan mengembangkan ide-ide inovatif yang dapat memecahkan berbagai permasalahan di dunia.

Harry Lee berharap bahwa kehadiran inovasi seperti kacamata RunSight dapat menjadi pemantik bagi anak muda Indonesia untuk terus berkarya di bidang teknologi. "Bagi kami, Samsung Solve for Tomorrow berada di titik interseksi antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Perjalanan Tim Labmino menginspirasi kita bahwa ide yang terbersit dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan bisa berdampak nyata. Peran kami adalah menjaga agar ruang ini terus terbuka, sehingga generasi berikutnya dapat melangkah lebih jauh dan membentuk masa depan inovasi yang relevan, inklusif, dan berdampak. Dari Indonesia untuk dunia," tutupnya.

Dukungan Samsung terhadap inovasi anak bangsa seperti kacamata RunSight merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem inovasi yang kuat di Indonesia. Dengan memberikan dukungan finansial, mentorship, dan platform untuk mempromosikan inovasi mereka di kancah internasional, Samsung membantu para inovator muda Indonesia untuk mewujudkan ide-ide mereka dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk terlibat dalam pengembangan teknologi dan menciptakan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan di dunia.

Selain itu, keberhasilan Tim Labmino juga menunjukkan bahwa inovasi tidak harus selalu datang dari perusahaan besar atau lembaga penelitian ternama. Inovasi dapat muncul dari mana saja, bahkan dari pengalaman sehari-hari dan kepedulian terhadap masalah yang dihadapi oleh komunitas sekitar. Hal ini menekankan pentingnya mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan generasi muda, serta memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan ide-ide mereka dan mewujudkannya menjadi solusi yang bermanfaat.

Samsung Solve for Tomorrow merupakan salah satu contoh program yang efektif dalam mendorong inovasi di kalangan generasi muda. Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial dan mentorship, tetapi juga memberikan platform bagi para peserta untuk berkolaborasi, belajar, dan mengembangkan ide-ide mereka. Melalui program ini, Samsung membantu menciptakan generasi inovator yang siap menghadapi tantangan masa depan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan terus mendukung inovasi anak bangsa dan mendorong kreativitas di kalangan generasi muda, Indonesia dapat menjadi pusat inovasi teknologi yang diakui secara global. Hal ini akan membawa manfaat besar bagi perekonomian Indonesia, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Redaksi Media

Sebagai jurnalis senior, saya telah menghabiskan bertahun-tahun meliput berbagai peristiwa penting dengan akurasi tinggi. Dedikasi panjang ini menjadi jaminan kualitas dalam setiap informasi yang saya sampaikan

Pos lain oleh Redaksi Media

Pos terkait

Zee Asadel dan Anya Zen Ungkap Urutan Hantu Paling Seram di Indonesia: Kuntilanak Nomor Satu!

3 minggu lalu

AS Gunakan Drone Serang Murah Buatan Sendiri di Iran: LUCAS, Senjata Baru di Medan Perang Modern 2026

3 minggu lalu

Jadwal Imsakiyah Medan 9 Maret 2026: Panduan Lengkap Puasa Ramadan 1447 H

2 minggu lalu

Penemuan Kembali Spesies Marsupial Lazarus di Papua: Pelajaran dari Hutan Vogelkop

2 minggu lalu

Pencairan Bansos 2026: PKH dan BPNT Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Status Penerima dengan HP

2 minggu lalu

Update Terbaru Serial Assassin’s Creed Netflix: Daftar Pemain dan Arah Produksi

1 minggu lalu