KAI Lakukan Migrasi Sistem Tiket, Layanan Online Tidak Tersedia 21 Januari 2026
Sumber Foto: Kompas.tv
Internasional

KAI Lakukan Migrasi Sistem Tiket, Layanan Online Tidak Tersedia 21 Januari 2026

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB.

Selama proses migrasi berlangsung, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, dan pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta seluruh kanal eksternal dan mitra resmi, tidak dapat diakses sementara.

Migrasi ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal dan Commuter, guna memastikan keandalan dan stabilitas layanan saat lonjakan penumpang Lebaran.

Meski demikian, KAI memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan sejumlah skema antisipasi.

"Bagi calon penumpang yang ingin melakukan pembelian tiket mendadak (go-show) atau transaksi darurat, KAI tetap melayani secara manual melalui loket stasiun," tulis KAI, Selasa (20/1/2026), dikutip dari unggahan akun Instagram resminya, @kai121_.

KAI menjelaskan, pemilihan waktu pemeliharaan pada dini hari dilakukan karena merupakan periode dengan trafik transaksi terendah, sehingga dampak kepada pelanggan dapat diminimalkan.

Sementara itu, operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal. Petugas telah menyiapkan manifes penumpang secara manual untuk memastikan proses boarding tetap lancar.

KAI juga mengimbau penumpang yang akan berangkat pada jam migrasi untuk menyimpan tangkapan layar (screenshot) tiket atau kode booking, atau mengecek kode booking melalui email.

KAI menegaskan, seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap aman selama proses transisi berlangsung. Sistem direncanakan kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.