Kampung Nglengis di Sleman: Pusat Kuliner Bebek Bacem yang Terwariskan
Di Padukuhan Nglengis, Kalurahan Banyurejo, Sleman, terdapat tradisi kuliner yang telah diwariskan secara turun-temurun, yaitu pengolahan daging bebek bacem. Kuliner ini kini menjadi salah satu yang paling banyak dijual di pasar-pasar tradisional di seluruh Kabupaten Sleman.
Saya, seorang warga yang telah tinggal lebih dari 20 tahun di Yogyakarta, baru mengetahui tentang keberadaan kampung ini yang terkenal karena bebek bacemnya. Ketertarikan saya muncul ketika melihat sebuah gapura bertuliskan 'Sentra Olahan Bebek Nglengis' pada Jumat, 2 Februari 2024. Saya pun memutuskan untuk menjelajahi kampung tersebut.
Di tengah suasana pedesaan yang asri, saya menemukan sebuah rumah yang di depan pekarangannya terdapat tumpukan kayu bakar. Di situlah saya bertemu Ismarhaban (52), seorang pengusaha bebek bacem yang kini meneruskan usaha warisan keluarganya. 'Sudah dari zaman nenek moyang, Mas. Kakek saya itu dulu juga sudah buat bebek bacem.' kata Ismarhaban. Ia bersama istrinya mengelola usaha dengan nama Bebek Bacem Bu Parmi.
Usaha olahan bebek bacem ini tidak hanya dilakukan oleh Ismarhaban, namun juga oleh lebih dari sepuluh keluarga lainnya di Nglengis. Keunikan dari usaha ini adalah banyak pengolah bebek bacem yang tidak menjualnya langsung kepada konsumen, melainkan menjualnya ke pedagang atau warung makan di pasar tradisional.
Ismarhaban menjelaskan bahwa setiap hari ia dapat memotong sekitar 20 ekor bebek, dan hampir semua kuliner bebek bacem yang ada di pasar tradisional di Sleman merupakan hasil olahan warga Nglengis. 'Biasanya kami memasok atau menitipkan daging bebek itu ke pedagang atau warung makan.' tambahnya.
Asal usul olahan bebek bacem di Nglengis bermula ketika warga mengalami kesulitan dalam menjual bebek afkir, yaitu bebek yang sudah tidak produktif. 'Akhirnya tercetus, untuk membuat bebek bacem. Sampai sekarang kami juga kurang tahu, siapa yang pertama kali membuatnya. Yang jelas, zaman kakek nenek saya, sudah ada olahan bebek bacem,' ungkap Ismarhaban.
Dengan demikian, bebek bacem yang berasal dari Nglengis kini telah menjadi kuliner ikonik yang mendominasi pasar tradisional di Sleman, melanjutkan tradisi yang telah ada sejak lama.




