Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan: Tanda Bahaya Sosial yang Perlu Diwaspadai
Sumber Foto: Tribunsumsel.com
Sosial

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan: Tanda Bahaya Sosial yang Perlu Diwaspadai

Ringkasan Berita:

Pakar UI Prof. Heru Susetyo menilai kasus anak bunuh ibu di Medan sangat jarang terjadi.

Prof Heru menyebut anak perempuan jarang membunuh orang tua, sehingga kasus ini perlu perhatian khusus.

Heru mengingatkan potensi replikasi dari lingkungan atau media sosial, sehingga harus ditelusuri latar belakang pelaku

TRIBUNSUMSEL.COM -- Pakar Vitkimologi Universitas Indonesia, Prof Heru Susetyo ikut menanggapi kasus dugaan pembunuhan ibu kandung oleh anak sendiri di Medan.

Prof. Heru Susetyo mengatakan bahwa jika dugaan pembunuhan ini benar adanya, ini kejadian jarang terjadi.

"Biasanya kalau saya lihat, lebih banyak orang tua ke anak, entah ayah bunuh anak, ayah bunuh istri, istri bunuh suami atau sesama anak baku bunuh," kata Heru melansir dari Tribunnewsbogor.com, Minggu (14/12/2025).

Sementara untuk kasus di medan ini, kata dia, agak jarang terjadi.

Heru membandingkan kasus di Medan dengan kasus di Lebak Bulus.

"Jadi ini agak jarang. Mungkin kalau kita lihat beberapa bulan lalu ada kasus di Lebak Bulus juga ketika seorang anak diduga pelaku pembunuhan ayah kandung dan juga neneknya, itu laki-laki," katanya.

"Ketika anak perempuan ini agak jarang memang, terlepas masalah gander, cuman memang anak perempuan jarang membunuh orang tua apalagi ibunya," kata Heru.

Menurutnya, ini merupakan kasus yang harus menjadi perhatian tak cuma aparat tapi juga para pemerhati keluarga.

Karena, lanjut dia, dikhawatirkan ini terjadi berulang di tempat lain.

Karena sekarang biasa orang belajar dari lingkungan, media sosial, akhirnya direplikasi dengan alasan beda-beda.

"Satu sisi dia (terduga pelaku) anak yang berkonflik dengan hukum, satu sisi sebelum jadi ABH mungkin sudah jadi korban, perlu ditelusuri mungkin korban perundungan, mungkin kekerasan entah siapa pelakunya, sehingga kemudian dalam alam bawah sadarnya dia mereplikasi," kata Heru.

Kronologi Pembunuhan

Insiden penikaman diduga dilakukan seorang anak kelas 6 SD, SAS (12) terhadap ibu kandungnya sendiri, Faizah Soraya, hingga tewas menggegerkan warga Medan.

Faizah Soraya ditemukan dtewas bersimbah darah dalam kamar rumahnya di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara pada Rabu (10/11/2025) pukul 05.00 wib.