Kegiatan DKI Jakarta pada Sabtu: Blok M Hub 24 Jam dan Pemindahan Patung M.H. Thamrin
Sumber Foto: ANTARA News
Hub Berita

Kegiatan DKI Jakarta pada Sabtu: Blok M Hub 24 Jam dan Pemindahan Patung M.H. Thamrin

Jakarta - Berbagai kegiatan menarik terjadi di DKI Jakarta pada Sabtu, 24 Mei, sehubungan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta. Salah satu sorotan utama adalah pembukaan kawasan Blok M Hub yang kini beroperasi selama 24 jam.

Blok M Hub Dibuka 24 Jam

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka Blok M Hub, yang terletak di Jakarta Selatan, selama 24 jam untuk menyambut HUT ke-498 Kota Jakarta. Pembukaan ini mengusung tema "Jakarta Kota Global dan Berbudaya". Blok M Hub merupakan bagian dari proyek revitalisasi yang bertujuan menjadikan area tersebut sebagai pusat transportasi dan fasilitas umum.

Penertiban Juru Parkir Liar dan Pemasangan CCTV

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengambil langkah untuk menertibkan juru parkir liar di Blok M dengan memasang kamera pengawas (CCTV). Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan di kawasan tersebut.

Usulan Pembukaan Gedung Sekretariat ASEAN untuk Publik

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengusulkan agar gedung Sekretariat ASEAN yang terletak di Jakarta Selatan dibuka untuk umum. Usulan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, terutama anak-anak, untuk belajar tentang ASEAN melalui museum yang ada di sana.

Panggung Musik di Car Free Day

Dalam rangka menyambut HUT ke-498 Jakarta, pemerintah provinsi juga akan menampilkan panggung musik setiap minggu di Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Rano Karno menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kebahagiaan masyarakat Jakarta sambil berolahraga.

Pemindahan Patung M.H. Thamrin ke Balai Kota

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memindahkan patung lama M.H. Thamrin ke Balai Kota yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gubernur DKI, Pramono Anung, menjelaskan bahwa pemindahan ini merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh Betawi yang berkontribusi besar terhadap pemikiran dan budaya daerah.

Kegiatan-kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian acara untuk merayakan HUT ke-498 Kota Jakarta dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan budaya serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.