Kementerian Ketenagakerjaan Gelar Orientasi untuk Peserta Magang Hub Batch II di Lapas Bengkulu
Bengkulu – Sebanyak 39 peserta Program Magang Hub Batch II dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) mengikuti kegiatan orientasi secara daring, yang dilaksanakan di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu. Orientasi ini dipandu oleh para mentor yang akan membimbing peserta selama program pemagangan nasional.
Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang menyampaikan pentingnya program magang sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dalam sambutannya, Yassierli menekankan bahwa program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga memperkuat kompetensi, sikap profesional, dan kesiapan peserta dalam menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif.
Selama sesi orientasi, peserta diberikan pemaparan mengenai tugas dan tanggung jawab selama magang, mekanisme kerja, hak dan kewajiban, serta harapan mentor terhadap pencapaian peserta. Para mentor juga memberikan paparan tentang pembinaan, evaluasi, dan jalur komunikasi yang akan digunakan selama program berlangsung.
Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana peserta mengajukan pertanyaan terkait penyesuaian diri di lingkungan kerja, peluang yang ada setelah magang, serta cara menjaga produktivitas dan motivasi. Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri Yassierli memastikan bahwa Kemnaker akan memfasilitasi pelaksanaan magang serta menyediakan pembinaan lanjutan dan peluang penempatan kerja bagi peserta.
Pelaksanaan orientasi di Lapas Bengkulu memberikan nuansa berbeda, di mana peserta dapat merasakan atmosfer institusi pemasyarakatan dan memahami nilai-nilai disiplin, integritas, dan tanggung jawab yang sangat penting dalam dunia kerja. Para mentor berharap lokasi ini dapat menjadi inspirasi bagi peserta untuk menanamkan sikap profesional sejak awal.
Dengan dibukanya kegiatan orientasi ini, 39 peserta Magang Hub Batch II secara resmi memulai perjalanan mereka dalam program magang nasional yang diinisiasi oleh Kemnaker. Mereka akan ditempatkan di berbagai lokasi kerja sesuai dengan bidang masing-masing. Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta, tetapi juga memperkuat jaringan antara dunia pendidikan, pemerintahan, dan industri.




