Kepala Terminal Kampung Rambutan Raih Penghargaan atas Inovasi Pelayanan
JAKARTA - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty, mengapresiasi kinerja Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, atas peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Apresiasi tersebut diberikan khususnya atas upaya menghadirkan layanan yang lebih aman dan nyaman bagi para pengguna transportasi.
Pengakuan tersebut diwujudkan melalui pemberian sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pengelolaan terminal. Penilaian itu mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik serta komitmen menjaga ketertiban dan keamanan area terminal.
"Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi," ujar Inad, Kamis (19/2).
Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya berdampak pada satu terminal saja. Menurutnya, capaian ini diharapkan menjadi contoh bagi terminal lain di Jakarta untuk terus meningkatkan standar pelayanan.
Inad menilai pelayanan transportasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas warga ibu kota. Terminal sebagai simpul transportasi darat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi calon penumpang.
Sementara itu, Revi Zulkarnain menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta tersebut. Ia menyebut penghargaan ini sebagai bentuk dukungan moral bagi seluruh jajaran pengelola terminal.
"Kami sangat bersyukur dan akan menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja," tuturnya.
Menurut Revi, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Ia menegaskan komitmen jajaran Terminal Kampung Rambutan untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik.
Upaya tersebut mencakup penguatan pengawasan operasional, peningkatan kebersihan area, serta penataan arus penumpang. Fokus utama tetap diarahkan pada kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi yang memanfaatkan fasilitas terminal setiap hari.
Revi menambahkan bahwa pelayanan prima tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pembinaan dan koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan standar layanan tetap terjaga.
Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi pengelolaan terminal di Jakarta untuk terus berbenah. Peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik dinilai sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem mobilitas perkotaan yang lebih tertib dan profesional.




