Kolaborasi ITB dan Pemerintah Dorong Kewirausahaan Mahasiswa melalui Entrepreneur Hub Terpadu Jawa Barat 2025
Sumber Foto: Institut Teknologi Bandung
Hub Berita

Kolaborasi ITB dan Pemerintah Dorong Kewirausahaan Mahasiswa melalui Entrepreneur Hub Terpadu Jawa Barat 2025

Program "Entrepreneur Hub Terpadu Jawa Barat 2025" yang mengusung tema "Entrepreneur Journey Scaling Up" diluncurkan sebagai inisiatif untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk menjembatani mahasiswa, pelaku usaha pemula, dunia industri, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan kewirausahaan yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, menjelaskan bahwa acara ini meliputi serangkaian kegiatan utama. Di antaranya adalah Kuliah Umum yang dipimpin oleh Menteri UMKM, Maman Abdurahman, yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu, terdapat Entrepreneur Hub Terpadu yang diikuti oleh 450 wirausaha, serta Entrepreneur Expo yang menampilkan 30 tenant, di mana 20 di antaranya merupakan binaan ITB.

Azizah menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen transformasi bangsa. "Untuk mencapai status negara maju, diperlukan minimal 4% wirausaha muda. Melalui program ini, kami berharap mahasiswa dapat berperan sebagai pencipta lapangan kerja (job creator) dan bukan sekadar pencari kerja (job seeker)," ujarnya. Ia juga mengharapkan agar alumni perguruan tinggi mampu menghasilkan peluang-peluang baru melalui imajinasi yang tidak terbatas.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., turut menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju sangat bergantung pada keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia memberikan contoh sebuah UMKM di Jepang yang telah memiliki laboratorium di ITB dan mampu mengoperasikan seluruh prosesnya dengan pemantauan melalui internet. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa UMKM di negara maju sudah bertransformasi dan tidak lagi sebatas berjualan di pinggir jalan.

"UMKM itu keren. UMKM adalah masa depan Indonesia jika kita ingin menjadi negara maju," ungkapnya. Rektor menegaskan komitmen ITB untuk menumbuhkan wirausahawan baru yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. ITB dikenal sebagai perguruan tinggi dengan program studi kewirausahaan pertama di Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2012. Sejak itu, ITB juga telah terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan kewirausahaan nasional, termasuk pembinaan UMKM yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi UMKM.

Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan ITB, yang berfokus pada pengembangan program pendidikan, pelatihan, dan pengabdian masyarakat untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lebih banyak wirausahawan muda yang tangguh dan siap membawa Indonesia menuju kemajuan ekonomi.