Konsolidasi BPMP Kalsel Dukung Implementasi Kebijakan Pendidikan Nasional
Sentra Media - Diharapkan hasil konsolidasi ini menjadi landasan konkret dalam percepatan peningkatan mutu layanan pendidikan di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026,"
Banjarbaru (ANTARA) - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai UPT Kemendikdasmen melaksanakan konsolidasi para pemangku kepentingan pendidikan untuk memastikan kebijakan pendidikan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.
"Diharapkan hasil konsolidasi ini menjadi landasan konkret dalam percepatan peningkatan mutu layanan pendidikan di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026," kata Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Selatan Yuli Haryanto di Banjarbaru, Kamis malam.
Bertempat di Grand Qin Hotel, Kota Banjarbaru, konsolidasi itu menjadi forum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, serta membangun komitmen kolektif para pemangku kepentingan pendidikan dalam mendukung arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sebanyak 180 peserta hadir, terdiri atas unsur pemerintah pusat dan daerah, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Bappeda, UPT Kemendikdasmen, organisasi profesi, yayasan pendidikan, serta mitra pembangunan.
Yuli mengatakan isu strategis yang dibahas di antaranya revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, penjaminan mutu pendidikan melalui pemanfaatan rapor pendidikan dan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Kemudian sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang berkeadilan, pembelajaran mendalam (deep learning), koding, dan kecerdasan artifisial serta tes kemampuan akademik (TKA), penguatan karakter melalui 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dan budaya sekolah aman dan nyaman, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan tata kelola, Dapodik, dan BOSP.
Yuli menegaskan kolaborasi dan partisipasi semesta menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas di Kalimantan Selatan.
Melalui sidang komisi dan diskusi panel, kegiatan ini menghasilkan rumusan komitmen bersama, masukan kebijakan, serta penguatan jejaring kerja sama antarpemangku kepentingan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas komitmen dan inovasi dalam mendukung program prioritas pendidikan tahun
2025.
Penghargaan diserahkan Dr Khamim, Widyaprada Ahli Utama Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah yang sekaligus membuka acara yang dijadwalkan berlangsung tiga hari mulai 26 hingga 28 Februari 2026.
Salah satu penerima penghargaan adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan Dr Galuh Tantri Narindra yang menyatakan pentingnya kerja sama dan kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini karena sinergitas dan harmonisasi program nasional dengan pemerintah provinsi dan kabupaten kota se-Kalsel telah terwujud secara baik," ucapnya.




