Latihan Perang IRGC di Selat Hormuz Jelang Perundingan Nuklir
TEHERAN, KOMPAS.TV - Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) dilaporkan menggelar latihan perang di Selat Hormuz. Latihan ini digelar ketika pemerintah Iran dan Amerika Serikat (AS) bersiap melanjutkan perundingan nuklir di Jenewa, Swiss.
Komandan Angkatan Laut IRGC Laksamana Muda Alireza Tangsiri menyatakan latihan perang ini bertajuk "Pengendalian Cerdas Selat Hormuz." Latihan Angkatan Laut tersebut digelar sejak Senin (16/2/2026).
Alireza Tangsiri menyatakan latihan ini melibatkan operasi drone, rudal, serta manuver dari unit respons cepat sebagai latihan mengantisipasi serangan musuh.
"Kami ingin menghadapi musuh apa pun hingga titik darah penghabisan untuk perairan dan pulau-pulau ini," kata Alireza Tangsiri, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (17/2/2026).
Selat Hormuz menjadi salah satu titik krusial dalam ketegangan antara Iran dan AS. Selat ini diketahui dilewati kapal-kapal yang mengangkut 20 persen pasokan minyak dunia.
Sebelumnya, EOS Risk Group yang berbasis di Inggris Raya, melaporkan pelaut-pelaut di Selat Hormuz mendapat peringatan dari radio bahwa IRGC akan menggelar latihan tembakan langsung.
Associated Press melaporkan, situasi di sekitar Selat Hormuz semakin memanas usai Presiden AS Donald Trump menerjunkan kapal induk USS Gerald R. Ford ke Timur Tengah pada pekan lalu.
Dengan penerjunan ini, AS telah menyiagakan dua kapal induk di Timur Tengah.
Perundingan nuklir antara AS dan Iran dijadwalkan akan dilanjutkan di Jenewa, Swiss, pada Selasa. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusu Presiden AS Steve Witkoff dilaporkan akan menghadiri perundingan tersebut.




