Legal Policy Hub: Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Kebijakan di Indonesia
Sumber Foto: ANTARA News
Hub Berita

Legal Policy Hub: Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Kebijakan di Indonesia

Jakarta - Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengumumkan peluncuran Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) dalam bentuk Legal Policy Hub, yang dinilai sebagai langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan regulasi di Indonesia. Kepala LAN, Muhammad Taufiq, menjelaskan bahwa Legal Policy Hub merupakan aset berharga yang, jika dikelola dengan baik, akan memungkinkan pemerintah untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan menyeluruh.

"Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan iklim yang lebih kondusif, meningkatkan daya saing, kepastian hukum, dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Taufiq saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran di Jakarta.

Taufiq menekankan bahwa dalam proses penyusunan kebijakan, seringkali terjadi pemisahan antara peraturan perundang-undangan dan pengetahuan sektoral yang relevan. Hal ini menjadi kendala dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Dengan adanya Legal Policy Hub, diharapkan dapat tercipta integrasi antara peraturan perundang-undangan dan pengetahuan yang ada, sehingga kualitas kebijakan yang berbasis bukti dapat meningkat. "Kami berharap dukungan dari para ahli dan lembaga yang terlibat dalam analisis kebijakan serta penyusunan peraturan," tambahnya.

Taufiq juga mencatat bahwa di Indonesia, seringkali kebijakan yang dihasilkan tidak selaras dengan pengetahuan dari sektor terkait, yang berdampak pada hasil yang kurang optimal. Oleh karena itu, kolaborasi dalam memanfaatkan pengetahuan dari berbagai sektor menjadi sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif.

Legal Policy Hub, yang diluncurkan pada 15 September oleh Kementerian Hukum dan HAM, menyediakan sebuah dasbor untuk menyimpan berbagai sumber data, termasuk hasil diskusi kebijakan, dokumen ringkasan kebijakan, dan makalah kebijakan dari antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Ini menjadi ruang berbagi informasi lintas sektor yang terintegrasi dalam program Satu Data Nasional serta Transformasi Digital Kemenkum.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong pembangunan ekosistem pemerintahan yang kolaboratif.