Lemahnya Penegakan Hukum Tingkatkan Kriminalitas di Media Sosial
KBRN, AMPANA : Maraknya tindakan kriminal di media sosial, terutama kecenderungan mengumbar aib demi popularitas atau sekadar mencari konten viral, semakin memprihatinkan. Fenomena ini dinilai mencerminkan lemahnya penegakan hukum di ruang digital.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kabupaten Tojo Una-Una, Ilham, menegaskan lemahnya hukum membuat sebagian masyarakat merasa bebas melakukan pelanggaran tanpa memikirkan dampak jangka panjang. Menurutnya, perilaku mengumbar aib bukan hanya merendahkan martabat individu, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah hukum yang serius.
"Jika tren ini dibiarkan, angka kekerasan baik secara verbal maupun fisik di masyarakat bisa semakin meningkat. Oleh karena itu, peran aparat hukum perlu dibarengi dengan edukasi digital agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial" Ujar Ilham.
LBH Touna mendorong pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menegakkan aturan di ruang digital. Dengan begitu, media sosial diharapkan dapat kembali menjadi ruang yang produktif, bukan arena kriminalitas atau perundungan.




