Mengenal Dukuh Bareng: Sentra Kerajinan Logam di Kudus
Dukuh Bareng, yang terletak di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dikenal luas sebagai pusat industri kerajinan logam. Produk-produk yang dihasilkan oleh para perajin di daerah ini telah tersebar ke berbagai penjuru Indonesia.
Sepanjang Jalan Kudus-Pati, deretan toko besi terlihat menjajakan beragam jenis logam, termasuk besi konstruksi dan plat logam. Desa Hadipolo memang telah lama menjadi pusat produksi kerajinan logam, dan Dukuh Bareng menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah ini.
Ketika memasuki perkampungan Bareng, suasana langsung terasa berbeda dengan suara dentuman dari penempaan logam. Penduduk setempat memproduksi berbagai alat dapur seperti pisau dan spatula, serta peralatan untuk kebutuhan konstruksi seperti palu dan linggis.
Sugeng Wahyu Widodo, seorang perangkat Desa Hadipolo, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 250 hingga 300 perajin logam di Dukuh Bareng. Menurutnya, para perajin ini tersebar di seluruh wilayah desa, dengan konsentrasi terbesar di RW 1 dan RW 2.
“Dari dulu pusat perajin logam di Hadipolo ini ada di RW 1 dan RW 2,” ungkap Widodo. Ia menambahkan bahwa kerajinan logam yang dihasilkan sangat beragam, mencakup pisau, gunting, alat pertanian, hingga alat pertukangan lainnya. Setiap hari, ribuan produk logam dihasilkan di Bareng, Kudus.
“Semua peralatan yang terbuat dari logam ada di sini. Ada puluhan jenis kerajinan logam yang dihasilkan dari Dukuh Bareng,” tambahnya.




