PDIP Soroti Penggunaan Rp223,5 Triliun Anggaran Pendidikan untuk Program MBG
Sentra Media - Ilustrasi MBG (Agus Dwi Wahyudi/ Kaltim Post)
BONTANGPOST.ID – Polemik anggaran program MBG 2026 kian memanas. PDI Perjuangan mulai melontarkan kritik tajam terhadap skema pembiayaan program tersebut yang dinilai menyedot porsi besar dana pendidikan nasional.
Juru bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, menuding program MBG mengalokasikan dana pendidikan hingga Rp223,5 triliun dari total pagu Rp335 triliun. Ia menilai klaim pemerintah yang menyebut MBG tidak mengambil anggaran pendidikan tidak sepenuhnya sesuai dengan data yang ada.
Menurut Guntur, anggaran pendidikan tahun 2026 awalnya tercatat Rp769,09 triliun. Namun setelah dialokasikan Rp223,56 triliun untuk MBG, sisa anggaran pendidikan menjadi Rp545,53 triliun.
Dengan total APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun, angka tersebut hanya setara sekitar 14,2 persen dari belanja negara. Padahal, UUD 1945 mengamanatkan alokasi minimal 20 persen untuk fungsi pendidikan.
Baca Juga: Kejagung Sebut Yayasan Terafiliasi Eks Kepala BGN Raup Miliaran Rupiah per Hari
Ia menyebut kondisi itu menjadi salah satu alasan APBN 2026 digugat ke Mahkamah Konstitusi. Data yang diungkapkan juga menunjukkan sekitar 67 persen anggaran MBG berasal dari dana pendidikan, yakni Rp223,5 triliun dari total Rp335 triliun.
Di sisi lain, pemerintah berpotensi berargumen bahwa MBG masih masuk kategori belanja fungsi pendidikan sehingga tetap dihitung dalam porsi 20 persen. Namun pihak oposisi mempertanyakan dasar klasifikasi tersebut dan menilai pemindahan anggaran ke program berbeda tidak serta-merta dapat disebut sebagai belanja pendidikan murni.
Polemik ini tak hanya menyangkut angka, tetapi juga aspek hukum dan politik. Jika porsi anggaran pendidikan benar turun menjadi 14,2 persen, pemerintah berpotensi dinilai melanggar amanat konstitusi. Sebaliknya, bila klasifikasi anggaran dinyatakan sah, tudingan tersebut dapat dipandang sebagai dinamika politik.
Baca Juga: Tak Hanya Murid, Guru Bontang Juga Segera Terima Makan Bergizi Gratis
Dengan gugatan yang telah diajukan ke Mahkamah Konstitusi, perdebatan anggaran MBG 2026 diperkirakan berlanjut di ruang sidang dan menunggu kepastian hukum melalui putusan MK. (KP)
Tags: MBG
Share Tweet Send Share
Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.
Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:
Previous Post
Geger Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Gaya Mewah Gubernur Kaltim Disentil Partai Sendiri
Next Post
THR ASN Bontang Cair Dua Pekan Sebelum Lebaran, PPPK Paruh Waktu Masih Tunggu Kepastian
Related Posts
Bontang
Dana Operasional Belum Cair, Dapur MBG Bontang Selatan 05 Setop Sementara
11 Juni 2026, 15:00
Bontang
Dapur Baru MBG di Tanjung Laut Bontang Segera Beroperasi, Layani 1.100 Penerima Manfaat
10 Juni 2026, 13:00
Bontang
Dana Operasional Belum Cair, SPPG Bontang Utara 2 Setop Sementara Layanan MBG
10 Juni 2026, 12:31
Bontang
Dua Dapur MBG di Bontang Selatan Dihentikan Sementara, 4.000 Penerima Manfaat Terdampak
8 Juni 2026, 15:50
Nasional
Tersangka MBG Siap Bernyanyi di Pengadilan, Sebut Ada Nama Besar yang Terlibat
6 Juni 2026, 08:00
Nasional
Kejagung Sebut Yayasan Terafiliasi Eks Kepala BGN Raup Miliaran Rupiah per Hari
4 Juni 2026, 07:00




