Pembinaan Spiritual Warga Binaan Lapasda Plantungan di Bulan Ramadan
Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, jajaran Registrasi dan Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Plantungan melaksanakan kegiatan pengarahan yang menekankan pentingnya pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan, pada hari Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik) Bastar bersama Kepala Subseksi Registrasi Agung, dan diikuti oleh para Warga Binaan dengan penuh khidmat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Lapasda Kelas IIB Plantungan sebagai bentuk komitmen jajaran pembinaan dalam mengoptimalkan momentum Ramadan sebagai sarana perbaikan diri. Dalam arahannya, Kasi Binadik Bastar menegaskan pentingnya bagi seluruh Warga Binaan untuk melaksanakan ibadah puasa dengan penuh tanggung jawab, serta menghidupkan malam-malam Ramadan melalui sholat tarawih dan tadarus Al-Qur’an.
Beliau menyampaikan bahwa pengingat ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan bentuk sentuhan moral untuk mengetuk hati masing-masing pribadi agar semakin sadar dan sungguh-sungguh dalam beribadah. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Puasa, sholat tarawih, dan tadarus bukan hanya kewajiban, tetapi sarana untuk membangun kembali hati dan karakter kita. Kami ingin seluruh Warga Binaan menjadikan momen ini sebagai titik balik menuju pribadi yang lebih baik,” ujar Bastar dalam arahannya.
Senada dengan hal tersebut, Kasubsi Registrasi Agung juga mengingatkan bahwa pembinaan tidak hanya bersifat administrasi dan pencatatan hak-hak Warga Binaan, namun juga menyangkut pembinaan spiritual sebagai fondasi utama perubahan perilaku. Ia mengajak seluruh peserta kegiatan untuk memanfaatkan setiap kesempatan ibadah sebagai bagian dari proses introspeksi dan pembenahan diri.
Kegiatan pengarahan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan di Lapasda Kelas IIB Plantungan, khususnya selama bulan Ramadan. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, jajaran pembinaan berharap semangat ibadah dapat tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan karena paksaan.
Menutup kegiatan tersebut, Kasi Binadik Bastar kembali menegaskan bahwa jajaran pembinaan akan terus berkomitmen mendukung setiap kegiatan keagamaan di dalam lapas. “Kami akan terus mendampingi dan memfasilitasi seluruh kegiatan ibadah agar berjalan tertib dan khusyuk. Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan ini dapat terus melekat dan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan seluruh Warga Binaan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah serta menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Berita Terkait
Kapolresta Tangerang Turun Langsung Memastikan Tempat Hiburan dan Miras di Kawasan Puspemkab Dibongkar
Camat Ciomas Resmi Kukuhkan 300 Panitia Festival Ciomas Ngabring Tahun 2026
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Kalapas Arga Makmur Lakukan Kontrol Ruang Arsip untuk Tingkatkan Pengawasan dan Penataan Administrasi
Day-2 WBP Lapas Arga Makmur Ikuti Penilaian Semester Akhir Pendidikan Kesetaraan
Lapas Arga Makmur Ikuti Virtual Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Tahanan oleh Ditjenpas
Post Views: 0
Ditjen Pemasyarakatan Ditjenpas Kanwilditjenpas Kemenimipas Kepala Lapas kepala Lapas Pemuda Plantungan Lapas Pemuda Plantungan Rutan Suharno wbp
Baca Juga
Kapolresta Tangerang Turun Langsung Memastikan Tempat Hiburan dan Miras di Kawasan Puspemkab Dibongkar
Camat Ciomas Resmi Kukuhkan 300 Panitia Festival Ciomas Ngabring Tahun 2026
Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Kalapas Arga Makmur Lakukan Kontrol Ruang Arsip untuk Tingkatkan Pengawasan dan Penataan Administrasi




