Pemeriksaan Pangan Menjelang Idulfitri di Kota Sibolga
SIBOLGA – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kota Sibolga melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan pangan secara intensif di sejumlah pasar tradisional, swalayan, serta sentra takjil. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Maret 2026 dan bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan yang tidak memenuhi ketentuan.
Pemeriksaan ini difokuskan pada produk-produk pangan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, boraks, serta pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanil Yellow. Selain itu, tim juga memeriksa keberadaan izin edar, tanggal kadaluarsa, dan label kemasan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lokasi Pengawasan
Pengawasan dilakukan di beberapa lokasi strategis, antara lain:
- Pasar Tradisional Sibolga Nauli
- Pasar Kota Baringin
- Swalayan Nauli
- Aido
- Gerai Indomaret dan Alfamart
- Sentra Takjil Kota Baringin
Tim pemeriksa menggunakan metode uji cepat (rapid test kit) untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan serta inspeksi ke gudang dan tempat penjualan.
Hasil Pemeriksaan
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, sampel pangan yang diambil dari Pasar Tradisional Sibolga Nauli, seperti mie tek-tek, anggur ungu, dan tahu, menunjukkan hasil negatif dari kandungan bahan berbahaya. Hasil serupa juga diperoleh dari Pasar Tradisional Kota Baringin, di mana sampel seperti anggur hijau dan kue lapis tidak mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan sampling terhadap parsel Lebaran, dan hasilnya menunjukkan bahwa semua produk dalam parsel tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Temuan di Gerai Ritel
Walaupun sebagian besar sampel menunjukkan hasil yang baik, pemeriksaan di beberapa gerai ritel seperti Aido, Swalayan Nauli, dan Indomaret masih menemukan beberapa produk yang tidak memenuhi kriteria, seperti tidak memiliki label halal dan izin edar, serta kemasan yang rusak.
Tindakan Lanjutan
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Sibolga melakukan penarikan terhadap produk-produk yang tidak memenuhi syarat serta memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar lebih memperhatikan aspek kemasan, label, dan izin edar produk. Kegiatan pemeriksaan pangan ini merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan menjelang hari raya Idulfitri untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.
Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman, terutama saat memenuhi kebutuhan pangan untuk berbuka puasa dan perayaan hari raya.




