Sentra Media - Besok pagi (15 Maret 2026), hampir 79 juta pemilih di seluruh negeri akan berpartisipasi dalam acara nasional besar – pemilihan anggota Majelis Nasional ke-16 dan perwakilan Dewan Rakyat di semua tingkatan untuk periode 2026-2031.
Setelah proses persiapan yang terkoordinasi dari tingkat pusat hingga daerah, kondisi yang diperlukan pada dasarnya telah terpenuhi. Lebih dari sekadar peristiwa politik penting, ini juga merupakan kesempatan bagi setiap warga negara untuk menjalankan haknya atas pemerintahan sendiri melalui pemungutan suara, menunjukkan tanggung jawabnya kepada negara.
Jika menilik kembali persiapan perayaan Hari Nasional, jelas terlihat bahwa seluruh sistem politik telah terlibat dalam upaya yang terkoordinasi.
Di tingkat pusat, Dewan Pemilihan Nasional telah menerbitkan 27 dokumen yang diamanatkan secara hukum, serta sejumlah resolusi, pedoman, dan penjelasan profesional untuk pemerintah daerah.
Arahan dari Politbiro, Sekretariat, Majelis Nasional, dan Pemerintah telah dilaksanakan secara menyeluruh, memastikan keseragaman dalam organisasi dan pelaksanaan dari tingkat pusat hingga tingkat akar rumput. Setiap tahapan proses pemilihan, mulai dari konsultasi dan nominasi kandidat hingga pendaftaran pemilih, sosialisasi pemilih, dan persiapan fasilitas untuk hari pemungutan suara, dilakukan sesuai dengan hukum, memastikan transparansi, keterbukaan, dan kepatuhan yang ketat terhadap peraturan.
Pemerintah daerah juga secara proaktif menerbitkan ribuan dokumen kepemimpinan dan panduan untuk melayani proses pemilihan, yang menunjukkan keterlibatan sinkron dari seluruh sistem politik. Pembentukan organisasi terkait pemilihan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Di seluruh negeri, telah didirikan 34 panitia pemilihan tingkat provinsi, 3.320 panitia pemilihan tingkat kecamatan; 182 dewan pemilihan Majelis Nasional; 724 dewan pemilihan Dewan Rakyat tingkat provinsi; 22.401 dewan pemilihan Dewan Rakyat tingkat kecamatan; dan 72.191 tempat pemungutan suara.
Proses pemilihan personel – aspek penting untuk kualitas badan terpilih – dilakukan secara ketat, dengan beberapa putaran konsultasi dan pengumpulan pendapat dari para pemilih di tempat tinggal dan tempat kerja mereka.
Daftar resmi 864 kandidat untuk Majelis Nasional ke-16 telah diumumkan sesuai dengan peraturan, untuk memastikan struktur, komposisi, dan jumlah kandidat yang diperlukan.
Proses peninjauan aplikasi dan evaluasi kualifikasi kandidat dilakukan secara menyeluruh, menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap para pemilih dan negara.
Menurut statistik, 78.928.647 pemilih (diperbarui per 10 Maret 2026) telah terdaftar di 72.195 tempat pemungutan suara di seluruh negeri.
Di setiap tempat pemungutan suara, telah dilakukan persiapan terkait fasilitas, kotak suara, ruang pemungutan suara, rencana keamanan dan ketertiban, keselamatan kebakaran, layanan medis, dan komunikasi.
Kampanye penyadaran publik dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari siaran radio lokal hingga platform digital, membantu para pemilih memahami hak dan tanggung jawab mereka pada hari pemilihan.
Suasana persiapan terlihat jelas di banyak daerah di seluruh negeri. Misalnya, di Hanoi, jalan-jalan dan kawasan perumahan dihiasi dengan indah menggunakan bendera dan bunga; tempat pemungutan suara diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan fasilitas dan pengaturan upacara.
Di Kota Ho Chi Minh, hampir 9,7 juta pemilih telah diseleksi dan diperbarui dalam daftar. Ribuan pertemuan sosialisasi pemilih dan biografi kandidat telah diselenggarakan, memungkinkan pemilih untuk lebih memahami orang-orang yang akan mereka pilih. Angka-angka ini mencerminkan persiapan yang serius dan bertanggung jawab dari semua tingkatan pemerintahan dan organisasi sosial-politik.
Pemilu ini berlangsung di tengah upaya negara untuk terus menyempurnakan penegakan hukum sosialis dan menerapkan banyak reformasi dalam struktur organisasi. Ini adalah kali pertama pemilu diadakan dalam kondisi sistem pemerintahan lokal dua tingkat setelah reorganisasi unit-unit administratif.
Dengan wilayah geografis yang lebih luas dan populasi yang lebih besar, tuntutan akan kemampuan representatif dan tata kelola juga lebih tinggi. Oleh karena itu, memilih delegasi dengan kualitas, kemampuan, dan tanggung jawab yang memadai menjadi semakin penting.
Perkembangan baru penting lainnya adalah peningkatan penerapan teknologi informasi dan transformasi digital dalam proses pemilihan. Menghubungkan dan mencocokkan daftar pemilih dengan basis data penduduk nasional membantu meningkatkan keakuratan informasi.
Aplikasi VNeID juga mendukung pemilih dalam mencari tempat pemungutan suara, melacak daftar kandidat, dan bahkan mendaftar untuk mengubah lokasi pemungutan suara jika diperlukan. Fitur-fitur ini berkontribusi untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan hak pilih mereka, sekaligus mencerminkan kemajuan administrasi digital dalam melayani masyarakat.
Namun yang terpenting, nilai inti dari pemilihan demokratis terletak bukan pada teknologi atau bentuk organisasi, melainkan pada kepemilikan sejati oleh rakyat. Setiap suara adalah mandat dari pemilih kepada perwakilan mereka di dalam aparatur negara.
Melalui kotak suara, kekuasaan negara secara konstitusional dan sah dialihkan; dan hal itu meletakkan dasar bagi mekanisme pengawasan dan akuntabilitas sepanjang masa jabatan.
Ketika warga negara sepenuhnya terinformasi, memiliki kesempatan untuk berinteraksi dan berdialog dengan kandidat, dan bebas memilih, itu adalah manifestasi nyata dari demokrasi sosialis.
Makna mendalam ini jelas terlihat di wilayah-wilayah tertentu di negara tersebut. Di zona khusus Tho Chau, yang terletak lebih dari 200 km dari daratan utama, lebih dari dua ribu pemilih berpartisipasi dalam pemungutan suara awal dalam suasana antusias dan penuh tanggung jawab.
Di kapal patroli yang beroperasi di lepas pantai atau di platform lepas pantai DK1 di landas kontinen selatan, kotak suara juga telah diperkenalkan agar para perwira, tentara, dan nelayan dapat menjalankan hak-hak sipil mereka.
Suara yang diberikan di laut atau di pulau-pulau terpencil tidak hanya menunjukkan hak rakyat untuk mengatur diri sendiri, tetapi juga berfungsi sebagai bukti kedaulatan nasional, yang terkait dengan kehadiran rakyat dan kekuatan yang bertugas dalam menghadapi kondisi yang sulit.
Dalam semangat menjamin hak pilih bagi semua warga negara, pemilih tunanetra juga memiliki akses ke materi pemilu dalam huruf Braille dan file audio, serta dibantu untuk menuju ke tempat pemungutan suara.
Tindakan-tindakan yang tampaknya kecil ini memiliki makna yang sangat besar: memastikan bahwa tidak ada warga negara yang tertinggal dalam menjalankan hak-hak konstitusional mereka. Inilah ukuran pemilihan yang demokratis dan manusiawi.
Semua elemen ini menyatu untuk menciptakan makna Hari Nasional. Setiap suara pemilih, meskipun kecil, membawa bobot tanggung jawab kewarganegaraan.
Memilih orang yang tepat dan menaruh kepercayaan pada orang yang tepat—setiap suara akan berkontribusi dalam membangun Majelis Nasional dan Dewan Rakyat di semua tingkatan yang memiliki kapasitas dan keberanian untuk memutuskan isu-isu penting nasional dan lokal di masa jabatan baru.
Tanggal 15 Maret 2026 semakin dekat. Dari daerah pegunungan dan dataran hingga daerah perkotaan dan pulau-pulau terpencil, suasana persiapan hari pemilihan telah menyebar luas. Kondisi untuk menyelenggarakan pemilihan pada dasarnya telah terpenuhi.
Sistem politik sangat berfokus pada memastikan bahwa setiap langkah dilakukan dengan serius, aman, dan sesuai dengan hukum. Namun, keberhasilan pemilihan tidak hanya bergantung pada persiapan lembaga penyelenggara, tetapi juga pada partisipasi setiap pemilih.
Setiap warga negara hendaknya meluangkan waktu untuk pergi ke tempat pemungutan suara, meneliti kandidat secara menyeluruh, mempertimbangkan pilihan mereka, dan membuat pilihan dengan surat suara mereka. Ini bukan hanya hak tetapi juga tanggung jawab terhadap masa depan negara.
Ketika puluhan juta suara diberikan besok, kehendak dan kepercayaan rakyat akan terus ditegaskan, memastikan bahwa kekuasaan negara benar-benar berasal dari dan melayani rakyat.