Pemprov Sumbar Siapkan ASN Generasi Z Sebagai Penggerak Nagari Kreatif Hub
Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tengah mempersiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Generasi Z untuk berperan sebagai penggerak utama dalam implementasi Program Unggulan Nagari Kreatif Hub. Inisiatif ini dimulai dengan pembekalan dan analisis mendalam terhadap 56 ASN Generasi Z yang diproyeksikan menjadi anggota Tim Kerja inti Nagari Kreatif Hub.
Pembekalan ASN Generasi Z
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumbar, Medi Iswandi, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun fondasi sumber daya manusia (SDM) yang kuat dalam mempercepat implementasi program unggulan.
"Para ASN Generasi Z yang hadir hari ini tidak kita posisikan sebagai peserta biasa, tetapi sebagai calon penggerak perubahan. Program Nagari Kreatif Hub membutuhkan cara pandang baru, keberanian berinovasi, serta kemampuan bekerja lintas sektor dan lintas disiplin," ujar Medi Iswandi di Aula Kantor Gubernur.
Tujuan dan Rencana Program
Kegiatan ini dirancang untuk membedah secara menyeluruh peta jalan Nagari Kreatif Hub, yang mencakup konsep dasar, tahapan teknis pelaksanaan, hingga mekanisme evaluasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pendekatan yang adaptif dan kolaboratif dalam pembangunan nagari.
"Pertemuan ini juga menjadi gerbang awal untuk proses seleksi pembentukan Tim Kerja inti Nagari Kreatif Hub. Kami ingin memastikan bahwa program ini dijalankan oleh SDM yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan pemahaman terhadap kultural nagari," tambahnya.
Seleksi Tim Kerja Nagari Kreatif Hub
Setelah pembekalan, 56 ASN Generasi Z akan melanjutkan ke tahap penggalian informasi dan perumusan ide-ide baru yang relevan dengan pengembangan nagari. Proses seleksi berikutnya akan dilakukan melalui metode Leaderless Group Discussion (LGD), yang bertujuan untuk mengevaluasi cara berpikir, perspektif, kualitas argumentasi, kemampuan analitis, komunikasi, kolaborasi, serta kepemimpinan alami peserta.
Pentingnya ASN Generasi Z dalam Pembangunan Nagari
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Provinsi Sumbar, Yozawardi, menjelaskan bahwa pelibatan ASN Generasi Z sejalan dengan kebijakan Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy untuk mendorong transformasi pembangunan nagari berbasis digital dan inovasi. "Generasi Z tumbuh bersama teknologi dan memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial-ekonomi, sehingga digitalisasi dalam Nagari Kreatif Hub akan lebih optimal jika diimplementasikan oleh mereka," ungkap Yozawardi.
ASN muda yang terpilih diharapkan dapat mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah, mentransformasikan kreativitas menjadi peluang ekonomi, serta menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan utama pembangunan nagari. Mereka diharapkan menjadi garda depan dalam transformasi birokrasi yang responsif dan berorientasi pada hasil.
Target Program Nagari Kreatif Hub
Pada tahun 2025, Program Nagari Kreatif Hub telah menetapkan tiga lokasi percontohan, yaitu Desa Sikalang di Kota Sawahlunto, Nagari Pangian di Kabupaten Tanah Datar, dan Nagari Toboh Gadang Barat di Kabupaten Padang Pariaman. Ketiga nagari ini menjadi laboratorium pembelajaran melalui praktik langsung.
Untuk tahun 2026, ditargetkan terbentuk 10 nagari tambahan pada semester pertama dan minimal 30 Nagari Kreatif Hub baru diharapkan sudah beroperasi secara optimal hingga akhir tahun. Program ini bertujuan agar ASN Generasi Z tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pelopor perubahan dalam pembangunan nagari.
Kegiatan sosialisasi dan pembekalan ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi di Pemprov Sumbar, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap peran strategis ASN Generasi Z dalam transformasi pembangunan nagari di Sumatera Barat.




