Sentra Media - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menargetkan pengembangan 10 Nagari Creative Hub (NCH) baru pada tahun 2026, sebagai upaya memperluas dampak positif program yang telah berjalan. Program ini bertujuan untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di tingkat nagari.
Program Nagari Creative Hub yang dikembangkan oleh Pemprov Sumbar menunjukkan keberhasilan di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto, di mana UMKM aktif berkembang dan produk lokal mulai masuk ke platform digital seperti Shopee dan TikTok. Kegiatan pembinaan kreativitas masyarakat di nagari tersebut juga dilakukan secara rutin.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi identitas dan kekuatan baru ekonomi daerah. Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan NCH, beliau menekankan pentingnya kolaborasi di nagari untuk mendorong ekonomi kreatif, inovasi masyarakat, dan meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital.
Pemprov Sumbar berkomitmen untuk mengintegrasikan program NCH dengan pendekatan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan pelaksanaan yang optimal dan berkelanjutan. Kepala DPMD Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menekankan perlunya rencana aksi yang terukur, sinergi lintas sektor, serta penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan dan pendampingan.