Pendaftaran Migrasi Listrik Muba Ditutup 5 Mei 2026, Warga Diminta Segera Daftar
Internasional

Pendaftaran Migrasi Listrik Muba Ditutup 5 Mei 2026, Warga Diminta Segera Daftar

Sentra Media - SEKAYU, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mempercepat proses migrasi layanan listrik dari PT Muba Electric Power (PT MEP) ke PT PLN (Persero).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan listrik yang lebih andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintah kecamatan dalam menyukseskan program tersebut. Ia meminta para camat tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat progres percepatan migrasi listrik yang digelar di rumah dinas wakil bupati, Jumat (17/4/2026). Dalam arahannya, Abdur Rohman menekankan bahwa batas akhir pendaftaran migrasi ditetapkan pada 5 Mei 2026, sementara target penyelesaian penuh dijadwalkan pada 15 Mei 2026.

“Peran camat sangat vital. Pastikan informasi ini tersampaikan secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal hanya karena kurang informasi,” ujarnya dengan penekanan berbeda.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam penyampaian informasi, terutama terkait proses penertiban jaringan listrik. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa dalam proses penyesuaian jaringan, seperti penebangan pohon atau penataan instalasi, tidak terdapat kompensasi dari pihak PLN.

Hal ini dinilai penting untuk menghindari potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat selama proses migrasi berlangsung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur PT MEP, Andi Wijaya Burso, menjelaskan bahwa seluruh layanan kelistrikan yang sebelumnya dikelola oleh PT MEP akan resmi dialihkan ke PLN pada pertengahan Mei 2026, tepatnya di bawah pengelolaan Unit Layanan Sekayu.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pendaftaran sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan.

“Kami mengimbau masyarakat yang masih menggunakan layanan MEP agar segera mendaftarkan diri. Ini penting agar proses migrasi berjalan lancar tanpa kendala di lapangan,” jelasnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten II Setda Muba, Alva Elan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat dari berbagai wilayah di Musi Banyuasin.

Dengan percepatan migrasi ini, diharapkan kualitas layanan listrik di Kabupaten Muba dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. (bbs)

You can share this post!