Pengungkapan Sindikat Judi Online Jadi Ancaman bagi Stabilitas Masyarakat
Sumber Foto: DPP Partai NasDem
Sosial

Pengungkapan Sindikat Judi Online Jadi Ancaman bagi Stabilitas Masyarakat

Berita Berita Fraksi

Judol Ancaman Serius Stabilitas Sosial dan Ekonomi Masyarakat

JAKARTA (12 Mei): Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mengapresiasi langkah Bareskrim Polri yang berhasil membongkar sindikat judi online (judol) internasional di Jakarta Barat.

Pengungkapan jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan siber lintas negara yang semakin masif dan terorganisasi.

Menurut Rudianto, praktik judol saat ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Saya mengapresiasi kerja cepat dan terukur dari Bareskrim Polri. Ini bukan perkara kecil. Judi online sekarang sudah menjadi kejahatan transnasional yang merusak masyarakat dari bawah sampai atas. Negara tidak boleh kalah dengan bandar judi,” kata Rudianto, Senin (11/5/2026).

Legislator Partai NasDem itu menegaskan Indonesia tidak boleh dijadikan tempat aman maupun basis operasi sindikat judol internasional.

Karena itu, ia meminta aparat mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang membekingi aktivitas ilegal tersebut.

“Kalau ada yang mencoba menjadikan Indonesia sebagai surga judi online, aparat harus sapu bersih. Bongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan berhenti di operator lapangan saja. Kejar bandar, aliran uangnya, termasuk siapa yang bermain di belakang layar,” ujarnya.

Rudianto juga menilai keberhasilan pengungkapan jaringan tersebut harus menjadi momentum memperkuat pengawasan terhadap aktivitas digital ilegal yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.

Ia menegaskan dampak judol sangat merusak karena menyasar masyarakat kecil hingga generasi muda. Banyak keluarga, kata dia, menjadi korban akibat kecanduan judi online yang berujung pada persoalan ekonomi hingga tindak kriminal lainnya.

“Korban judi online ini nyata. Banyak masyarakat kecil kehilangan penghasilan, rumah tangga hancur, anak muda rusak masa depannya. Karena itu saya selalu katakan, perang terhadap judi online harus menjadi gerakan bersama dan tidak boleh setengah-setengah,” tegasnya.

Rudianto turut mendukung langkah Polri untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan instansi internasional, guna mempersempit ruang gerak jaringan judol lintas negara.

“Saya percaya Polri serius. Tinggal sekarang konsistensi penindakannya harus dijaga. Jangan beri ruang sedikit pun kepada mafia judi online untuk tumbuh di negara ini,” pungkas wakil rakyat dapil Sulawesi Selatan I itu.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengamankan ratusan orang yang diduga terlibat dalam operasional judol internasional. Dalam pengungkapan tersebut, aparat turut menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer, telepon genggam, dokumen, hingga paspor milik para pelaku yang mayoritas warga negara asing. (*)

By Yeremia Sukoyo

Comments

Rudianto Lallo