Peningkatan Kriminalitas Remaja di Bulukumba Akibat Pengendalian Sosial yang Lemah
Radarselatan fajar.co.id -- Kriminalitas jalanan yang kerap terjadi pada malam hari di Kabupaten Bulukumba diduga didalangi oleh kelompok kriminalitas remaja.
Beberapa waktu lalu juga polisi kerap mengamankan pelaku di mana pelaku masih berusia di bawah umur.
Penyimpangan memang rawan terjadi di usia remaja. Karena usia tersebut merupakan di mana mereka mau mencari jati diri.
Sosiolog Universitas Negeri Makassar (UNM), Sopian Thamrin, menjelaskan faktor penyebab penyimpangan remaja itu terbagi atas dua.
Pertama faktor internal atau dari faktor individunya sendiri, dan faktor kedua eksternal atau faktor sosial dan lingkungan.
Sopian menjelaskan, faktor internal penyebab penyimpangan oleh remaja tidak terlepas dari ego remaja yang tinggi dalam menunjukkan eksistensinya.
"Usia remaja merupakan usia di mana seseorang mulai memasuki masa pencarian jati diri, kondisi itu menuntun mereka mencari ruang-ruang aktualisasi. kemungkinan mereka melakukan tindak kejahatan atau penyimpangan karena tidak menemukan ruang-ruang aktualisasi yang dapat mewadahi eksistensinya," terangnya.
Secara umum, lanjutnya, masa remaja merupakan masa di mana seseorang sangat mengharapkan pengakuan di lingkungannya. Sehingga pada masa-masa tersebut mereka membutuhkan kelompok yang dapat memberikan pengakuan yang dibutuhkan.
Faktor pertama ini berkesinambungan dengan faktor eksternal, jati diri remaja menurut Dosen Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM tersebut, merupakan hasil bentukan lingkungan sosial.
"Tindakan sosial itu hasil daripada fakta sosial, jadi bentuk-bentuk penyimpangan dari tindakan remaja seperti yang terjadi di Kabupaten Bulukumba itu hanyan fenomena permukaan yang sebenarnya memiliki penyebab yang tersembunyi," lanjutnya.




