Peresmian Pusat Kuliner Masjid Agung Tebingtinggi Dorong Pemberdayaan Ekonomi
Sumber Foto: GoSumut.com
Pusat Utama

Peresmian Pusat Kuliner Masjid Agung Tebingtinggi Dorong Pemberdayaan Ekonomi

Sabtu, 31 Jan 2026 07:53 WIB

TEBINGTINGGI – Pusat Kuliner Masjid Agung di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Tebingtinggi, resmi dioperasikan usai salat Jumat (30/1/2026). Sentra UMKM tersebut diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru bagi kota. Lokasi transaksi usaha menengah itu menandai transformasi lahan eks Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) yang terbengkalai sejak 2020 menjadi salah satu lapak ekonomi strategis.

Peresmian dilakukan langsung Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih. Dalam kesempatan itu, Pemko Tebingtinggi menyampaikan tiga pesan utama kepada pelaku UMKM dan pengunjung.

Pertama, terkait ketertiban umum. Para pedagang diimbau menghentikan aktivitas sementara saat azan berkumandang sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan Masjid Agung.

Kedua, menjaga keamanan kawasan, termasuk kendaraan, kios, serta perilaku di area publik.

Ketiga, menjaga kebersihan secara kolektif antara pedagang dan pembeli demi kenyamanan bersama.

“Tiga pesan ini saya titipkan demi kenyamanan bersama yang harus dijaga. Nanti personel dari Satpol PP ada di sini,” tegas Irdian.

Irdian menjelaskan revitalisasi lahan yang telah terbengkalai selama lebih kurang lima tahun tersebut merupakan wujud nyata kerja pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.

“Pro kontra itu hal biasa, tapi saya berjanji kepada bapak dan ibu, kami bekerja untuk kesejahteraan rakyat apa pun tantangannya. Kita dorong terus pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan sinergis dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sehingga pusat kuliner tersebut dapat terwujud.

“Peresmian ini tidak terlepas dari doa dan dukungan stakeholder terkait serta masyarakat kota. Mari jaga sinergitas dan kolaborasi untuk membangun kota yang kita cintai,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Tebingtinggi, Marimbun Marpaung, mengatakan pembangunan pusat kuliner tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi inklusif, menaikkan pendapatan masyarakat, serta menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai penopang pembangunan.

“Sasarannya penataan kawasan pusat kuliner dan menambah destinasi wisata kuliner bagi masyarakat lokal maupun luar daerah, sekaligus menumbuhkan pelaku usaha yang profesional dan mandiri,” jelasnya.

Editor: Ledi Munthe

Kategori: Umum, Tebing Tinggi

Berita Sebelumnya Polres Labuhanbatu Tebar Kepedulian Lewat Program Polri untuk Masyarakat

Berita Selanjutnya IBM dan MAA International Salurkan 100 Food Pack untuk Anak Yatim di Lombok Barat