Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional dengan Monitoring Melalui Pertamina Digital Hub
Sentra Media - PT Pertamina (Persero) menjaga pasokan energi nasional, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, dengan langkah penguatan pasokan energi seperti BBM dan LPG. Monitoring dilakukan secara ketat melalui Pertamina Digital Hub, yang mengintegrasikan sistem pengawasan dan pengendalian pasokan energi dari hulu hingga hilir.
Awal Kejadian
Pertamina Digital Hub berfungsi untuk memastikan ketersediaan cadangan energi secara konsisten. Teknologi tinggi dimanfaatkan untuk mengawasi pengelolaan energi secara real time, dengan keterhubungan ke seluruh bisnis Pertamina sehingga semua aktivitas terpantau jelas.
Perkembangan
Sistem ini memungkinkan Pertamina memetakan kondisi pasokan dan cadangan energi di setiap rantai pasok, mulai dari sektor hulu hingga distribusi ke SPBU. Di sektor hulu, operasional dijaga agar sesuai standar untuk mencapai target operasional. Sementara di sektor hilir, Pertamina memonitor pergerakan kapal yang membawa produk serta proyeksi ketibaan pengadaan produk dan minyak mentah untuk diolah di enam kilang Pertamina. Optimalisasi operasional kilang dilakukan untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Kondisi Terakhir
Pertamina juga memonitor ketersediaan produk di outlet penjualan, termasuk BBM di SPBU, serta proses distribusi ke SPBU. Dengan satu dashboard terpadu, Pertamina dapat mengidentifikasi pergerakan konsumsi BBM dan LPG di setiap wilayah untuk melakukan langkah antisipatif. Transformasi digital menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, dengan cadangan energi yang diamanatkan pemerintah berada di atas level minimum, berkisar 21-23 hari, dan pada produk tertentu mencapai 35 hari.




