Pertamina, perusahaan energi nasional Indonesia, telah memulai survei seismik sepanjang 180 kilometer di wilayah Lampung. Langkah ini merupakan bagian dari upaya eksplorasi untuk menemukan potensi cadangan minyak di daerah tersebut.
Dengan dilakukannya survei seismik ini, Pertamina menargetkan untuk memulai produksi minyak di Lampung pada tahun 2032. Proses eksplorasi ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan energi nasional dan mendukung kebutuhan energi di masa depan.
Survei seismik merupakan metode penting dalam eksplorasi minyak dan gas, di mana gelombang suara digunakan untuk memetakan struktur bawah tanah. Data yang diperoleh dari survei ini akan membantu menentukan lokasi yang tepat untuk pengeboran sumur dan pengembangan lebih lanjut.
Pertamina terus berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya energi yang berkelanjutan, baik dari sektor migas maupun energi terbarukan. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk meningkatkan kontribusi energi domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor energi.