PN Parigi Tinjau Pemenuhan Hak Warga Binaan di Lapas Kelas III Parigi
Hukum

PN Parigi Tinjau Pemenuhan Hak Warga Binaan di Lapas Kelas III Parigi

Sentra Media - RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi kembali menerima kunjungan kerja jajaran Pengadilan Negeri (PN) Parigi pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin Pengawasan dan Pengamatan (Wasmat) Triwulan I Tahun 2026. Suasana kunjungan berlangsung hangat dan sinergis.

Kehadiran Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) di Lapas didasari oleh ketentuan hukum yang kuat, yakni Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981, khususnya Pasal 277 hingga 283. Tujuan utama kunjungan adalah memastikan putusan pengadilan dieksekusi dengan tepat serta memantau perkembangan pembinaan narapidana.

Dilansir dari laman resmi media sosial Lapas Kelas III Parigi, dalam kunjungan tersebut tim Wasmat dari PN Parigi menggunakan metode wawancara tatap muka dan dialog interaktif dengan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Fokus pemeriksaan adalah meninjau efektivitas program pembinaan serta menjamin pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) di Lapas.

Berbagai aspek kebutuhan dasar menjadi topik dialog antara tim Wasmat dan warga binaan. Pertanyaan mencakup kebebasan beribadah, ketersediaan air bersih, kualitas makanan bergizi, hingga kemudahan akses terhadap pelayanan kesehatan dan fasilitas Lapas lainnya.

Selain kebutuhan materiil, tim Wasmat juga menyoroti aspek sosial. Mereka menggali informasi terkait hubungan komunikasi dan perlakuan sehari-hari antara warga binaan dengan petugas Lapas Parigi. Pendekatan humanis menjadi indikator penting dalam penilaian.

Pada pelaksanaan Wasmat Triwulan I 2026 ini, enam orang warga binaan dipilih secara acak untuk diperiksa. Hasil wawancara menunjukkan respons yang sangat positif terhadap sistem pembinaan di Lapas Parigi.

Keenam WBP secara kompak menyatakan bahwa hak-hak dasar mereka dipenuhi sepenuhnya tanpa diskriminasi. Mereka mengapresiasi perlakuan petugas yang selalu mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan.

Menanggapi hasil positif ini, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Parigi, Rais, S.Sos., menyampaikan apresiasi. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan tim Wasmat PN Parigi. Testimoni positif dari enam WBP ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam memberikan layanan. Pemenuhan hak dasar, seperti ibadah, makanan bergizi, dan air bersih, bagi kami adalah harga mati,” ujar Rais.

Dengan hasil pemeriksaan yang memuaskan, Lapas Parigi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kegiatan Wasmat ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya pelayanan yang humanis, profesional, dan menjaga martabat setiap warga binaan.

You can share this post!